Cerita sex bondage, abg budak seks, abg kelainan seks,
bule maniak sex, cerita ngentot hot – Hari sudah pagi
Lita berlekas bangun dan membuka matanya eh
ternyata waktu sudah menunjukan pukul 8:30 yg
artinya dia sudah terlambat untuk berangkat ke
sekolah, dgn langkah lambatnya menuju kekamar mandi
untuk membasuh muka dan mandi biar hilang rasa
ngantuknya karena semalan dia sibuk chatting nakal
dgn orang yg baru dikenalnya.
Cerita Sex Nikmatnya Ngentot Budak Seks Montok
Hari inilah Lita berjanjian dgn seorang cowok yg baru
dikenalnya lewat chatting, mungkin itu juga jantung
Lita berdetak kencang meskipun dalam keadaan enjoy
berendam di kamar mandi mandi, nama cowok yg
dikenalnya lewat chatting juga belum tau nama aslinya
yg menarik dari nicknamenya adalah dahlan si penjahat
kelamin yg mengaku namanya dgn Jhon.
“Ahhhhh… “ Lita mengelus-ngelus meqinya yg sambil
membayangkan percakapannya kemaren semalaman.
Dia sangat dominan, tegas tp adil, dan tahu apa yg
diinginkannya dan membawanya, sama seperti
bagaimana penguasa seharusnya.
Terasa meqinya berdenyut-denyut, yah meqi Lita
memang berbeda dgn meqi kebanyakan gadis, dinding
meqinya sangat tebal sehingga memungkinkan
cengkraman yg erat bagi setiap k0ntol yg masuk ke
dalamnya, namun belum seorangpun yg pernah
memangsa meqi mulusnya.
Cerita sex abg , Mungkin ini disebabkan karena Lita yg
merupakan siswi tercerdas di sekolahnya. Sehingga
selalu mendapatkan kelas unggulan dan akibatnya
selama ia 3 kali pacaran semuanya cowok-cowok kutu
buku, jangankan menyentuh meqinya, mencium bibirnya
saja mantan pacarnya tdk berani.
Ia merasa bosan dgn kehidupannya sehari-hari yg
mengharuskan bertindak bagaimana layaknya gadis
golongan atas, terlebih kedua orang tuanya sibuk dgn
bisnis mereka dan jarang ada di rumah. Seringkali Lita
hanya melampiaskan nafsunya yg menggebu-gebu dgn
bermasturbasi sambil menonton film bokep di
kamarnya.
Cerita sex terbaru, Ia merasa beruntung sekali
berkenalan dgn Jhon, teman cybersex yg sangat
agresif.
“Kringg…Kringg…Kringg….” (ringtone handpone Lita)
Lita segera tersadar dari lamunannya di kamar mandi
setelah mendengar handponenya yg berdering tiba-
tiba, namun ia tdk segera mengambil handponenya di
kamar, karena ia masih mengeringkan tubuhnya
terlebih dahulu lalu mengambil handuk. Sementara itu
handponenya terus berdering. Akhirnya setelah
membalut tubuhnya dgn handuk ia segera mengangkat
handponenya.
“haloo,, pagi ini siapa ya ?”
Mendadak muka Lita berubah pucat rupanya yg
menelpon adalah “Jhon si Penjahat Kelamin”. Ia
membentak-bentak Lita karena keterlambatannya. Lita
harus segera menemuinya di alamat XXX,jalan x kurang
lebih 50 KM dari rumahnya sekarang.
Sebagai hukumannya Lita dilarang menggunakan CD
dan BH saat pertemuannya nanti. Dag Dig Dug…
Jantung Lita kemudian berdetak dgn kencang nafsunya
segera menguasainya membayangkan apa yg akan
terjadi padanya nanti.
“Baik Tuan Jhon, hamba segera menuju lokasi”
jawabnya dgn sedikit gugup
Cerita mesum terbaru, Segera ia memacu mobilnya
menuju alamat tersebut kurang lebih satu jam ia
sampai ke lokasi tersebut. Ternyata alamat yg
diberikan Jhon berada di pondok yg berlokasi di sebuah
bukit dgn pemandangan sangat bagus namun berada di
pinggiran hutan yg jauh dari pemukiman penduduk. Lita
segera memarkir mobilnya kemudian menelpon Jhon.
“Tuan hamba Jhon sudah disini, tuan ada dimana”
“Masuk saja ke kamar nomor 2 di lantai atas tunggu
saya disana, Pelacur !!” -cerita -hot-
“Lita sebenarnya tersinggung direndahkan seperti itu
ia lalu terdiam sejenak ia mulai berpikir untuk
mengurungkan niatnya bertemu, namun nafsunya yg
sudah menggebu-gebu telah menguasainya benar-
benar tdk sabar untuk bercinta oleh Jhon si Penjahat
Kelamin.
“Kenapa diam, pelacur ayo masuk !!. -cerita mesum-
“Ya tuan.. saya Pelacur.. entot saya.. Hamili saya tuan”
seolah ia tdk sadar berkata seperti itu
Meqinya yg terus berdenyut membuat ia kehilangan
kontrol atas tubuhnya mendapat perlakuan selayaknya
pelacur, membuat meqinya tdk sabar untuk segera
diperawani tuannya.
Sambil berjalan memasuki rumah Lita membayangkan
adegan film film bondage kesukaannya.
Lita kemudian sampai ke depan kamar nomor 2 ia
kemudian pelan-pelan membuka pintu dan masuk ke
dalam. Namun tdk seorangpun ada di dalam kamar itu
yg ada hanyalah ranjang empuk berukuran besar, meja
rias cermin dan kerangkeng besar dalam kamar
berukuran 4×4 m itu. Ia kemudian duduk di tepian
ranjang. Kemudian handponenya berdering.
“Pelacur.. lucuti pakaianmu lalu buang jauh-jauh keluar
jendela, kalau tdk aku cincang tubuhmu disini” sahut
suara disana. -cerita sex bondage-
Lita yg ketakutan segera menanggalkan semua
pakaiannya dan membuangnya lewat celah kecil di
jeruji jendela sesuai dgn yg diperintahkan si penjahat
kelamin. Ia benar benar seperti kerbau yg telah dicolok
hidungnya.
Tubuhnya yg bugil dgn bulu yg lebat di meqinya benar-
benar mengundang gairah setiap pria yg pasti bernafsu
untuk ngentot dgnya. Lalu perlahan ia mendengar suara
langkah kami berat yg menuju kamar tersebut.
Jantung Lita berdetak dgn kencang, meqinya semakin
basah. Pintu kamarnya dibuka perlahan, Lita yg gugup
dan mukanya merah membenamkan wajahnya ke bantal.
Ia merasakan ada seseorang masuk ke kamar itu lalu
mengunci kamar itu dan mendekat ke tubuhnya.
Cerita ngentot terbaru, Lita belum berani untuk
memalingkan tubuhnya dari bantal. Tiba-tiba ada
tangan besar memegang bokongnya dan tanpa
sungkan-sungkan langsung mencolok lubang anusnya
dgn jari tengahnya . aaaahh.. Lita kesakitan tp meqinya
yg berdenyut membuat ia membiarkan pelaku untuk
melanjutkan mengobok anusnya.
“Oooohhh… Oooohhh…. Sakittt…..Tuan…!!” rintihnya
Lita kemudian memalingkan wajahnya untuk melihat
seperti apa gerangan manusia yg akan menjadi
pejantannya itu. Mendadak lemas tubuh Lita karena
pejantan yg ia bayangkan yaitu lelaki tampan yg
berotot tdk menjadi kenyataan.
Yg ada di hadapannya justru adalah pria bule sangat
gemuk yg buruk rupa yg siap memperkosa dirinya.
Kakinya lemas tdk bisa digerakkan ingin rasanya ia
segera kabur dari tempat itu. Namun rasanya tdk
mungkin sebuah jari tengah kini telah terlanjur
menancap di lubang pantatnya.
“Oooohhhh.. oohhh… Sakitt lepaskan..” Lita meronta-
ronta berusaha lepas, tdk terasa air matanya pun
menetes.
Pria itu, Jhon, adalah seorang ekspatriat yg bekerja di
sebuah perusahaan di Indonesia. Seorang pengidap
kelainan seksual yg suka menerapkan sado masochist
terhadap pasangan sex nya. Para wanita lokal yg pernah
ia kencani banyak yg tdk tahan dgn siksaan-siksaannya
ketika berhubungan sex.
Bosan dgn cewek-cewek yg biasa ia temui di kafe dan
tempat dugem, ia mencari pasangan lain melalui
fasilitas internet. Lita lah yg menjadi korbannya dan
Jhon sendiri memang ingin mencicipi anak sekolah
Indonesia.
Setiap kali chatting mereka tanpa ragu mengeluarkan
kata-kata kasar jorok dan cabul, sisi liar dalam diri Lita
membuatnya menikmati semua ini hingga akhirnya
pertemuan pertama mereka ini.
Lita kini tdk ada pilihan lain lagi selain melayani bule
gendut ini, pintu telah tertutup rapat, yg ada kini
adalah ia mesti pasrah melayani tuannya di kamar yg
sempit ini.
Jhon segera membenamkan wajah Lita di dadanya yg
berbulu membuat gadis itu kehabisan nafas hingga ia
meronta-ronta. Sungguh tubuh Lita yg mungil memang
bukan tandingan badan besar si Jhon. Kemudian jari
tengah Jhon dgn kasar menusuk meqi Lita lalu
mengobok-oboknya.
“Rasakan ini pelacur, hahahahahahahahha!” tawanya
penuh kemenangan
“Oooooohhhhhh… ampuuuunnn … mmmpphhhh,,,
oohh…tuan tolong hentikan!” erang Lita mengiba
Badan gadis itu mengejang, meqinya terasa sakit,
namun ia bergetar menerima kenikmatan yg luar biasa
tdk bisa ia tahan. Tiba-tiba, ia melihat k0ntol besar si
bule mulai menegang. Luar biasa besarnya benda itu,
kira-kira 20 cm tdk seperti bayangannya karena k0ntol
orang gemuk biasanya kecil.
Lita pun bergidik ngeri membayangkan sebentar lagi
k0ntol itu yg akan mengairi rahimnya namun ada
gejolak nafsu yg membuatnya ingin segera disetubuhi.
“Hei, nikmat ya pelacur. Mulai detik ini kamu adalah
budak seks saya!” kata Jhon, “apapun yg saya
perintahkan kamu harus ikuti. kamu tdk bisa keluar dari
sini selamanya. Understand?!”
“Mengerti tuan… ooooohhh!” erang Lita lagi ketika jari
tengah Jhon masuk semakin dalam hampir merobek
selaput daranya.
“Mulai sekarang, Kamu cuma boleh minum air sperma
saya dan air ludah saya. Karena kamu budak sex saya
mengerti. Jadi minum sebanyak-banyaknya agar kamu
tdk mati kehausan.. Mengeti Budak !!!”
“Ooooohhh….iya, mengerti Tuan.. saya budak tuan…
siap jadi memuaskan tuan selamanya.. setubuhi saya
tuan!”
Jhon mendorong tubuh Lita hingga ia terbanting di
kasur yg sangat empuk. Segera tubuh besar Jhon
menindih tubuh munggil Lita. Badan Lita terasa remuk
semuanya, beruntung ia tidur di atas kasur yg sangat
empuk jika tdk mungkin ia sudah pingsan kehabisan
nafas.
K0ntol besar Jhon masuk perlahan di meqi Lita. Gadis
itu pun berkelojotan, badannya kembali menegang
menahan rasa nyeri meqinya diterjang k0ntol gemuk
itu.
“Aaahh…pelan-pelan tuan…sakiitttt!!” -cerita dewasa-
Dgn kasar Jhon menekan-nekan k0ntolnya ke meqi
mungil di hadapannya namun ia kesulitan
memasukannya. Bule gendut itu pun semakin buas,
baru kali ini ia dapat menikmati tubuh perawan
secantik Lita. Seperti binatang lapar, Jhon kembali
menghujamkan k0ntolnya sekuat tenaga.
“Aahhhhhhhh..sakitt tuaann!!” jerit Lita
K0ntol besar itu berhasil masuk merobek selaput
perawannya. Jhon menikmati jepitan dinding kemaluan
gadis itu beserta selaput keperawanannya dan ia terus
bertahan di situ tanpa melakukan satu gerakan apapun
terlebih dahulu.
Ia masih belum rela melepaskan kenikmatannya yg tak
terlukiskan oleh kata-kata tatkala dinding keperawanan
gadis korbannya itu sangat memberi kelembutan serta
kehangatan yg tiada terkira untuknya.
Sebab ia tahu apabila begitu batang k0ntol yg telah
terbenam seluruhnya kini ke dalam dasar kemaluan
dara itu ia tarik ataupun dicabut, maka kesuciannya
akan terenggut sudah. Rasanya tak ada satu
kenikmatan apapun di belahan bumi ini yg mampu
menandingi merenggut keperawanan seorang gadis
muda.
Ia juga ingin memberi kesempatan kepada gadis
perawan yg dinodainya itu agar menyesuaikan diri
terlebih dahulu dgn ukuran k0ntolnya yg begitu besar.
Bibir kemaluan Lita nampak ikut melesak masuk ke
dalam pula tatkala dipaksa harus menelan batang
k0ntol lelaki itu yg kini sudah menancap pada meqinya
disela-sela kedua belah pahanya yg terbuka.
Kenikmatan demi kenikmatan yg dirasakan oleh Jhon
ternyata sangat bertolak belakang sekali dgn apa yg
dirasakan gadis muda itu kini. Ia yg baru kali ini
disetubuhi oleh seorang laki-laki begitu merasakan
kesakitan yg amat tak terperikan.
Erangannya seolah mengiringi kemenangan bule bejat
itu yg berhasil menaklukkannya dan membuat gadis itu
dgn terpaksa merelakan keperawanannya tanpa ampun
di bawah dekapan laki-laki brengsek yg menjadikannya
budak sex.
Sementara rambut hitam panjang sebahu Lita terlecut-
lecut mengikuti arah kepalanya yg terus terbanting-
banting di atas kasur. Tak terasa air mata membasahi
kedua pipinya karena menahan rasa sakit perih pada
meqinya.
Jhon mendekap tubuh telanjang dari Lita yg kini berada
di bawahnya dan dada bidang perkasa nan sarat dgn
bulu-bule lebatnya itu menekan kedua belah payudara
korbannya. Wajah lelaki itu menelusuri leher jenjang
kanan yg begitu halusnya dari si gadis sehingga
membuat kepala Lita tak lagi dapat bergerak kesana
kemari.
Dilumat leher jenjang sang gadis itu dgn buasnya dari
pangkal telinga sampai pundak kanannya, melumuri
area itu dgn air liur kemenangannya. Puting susu
sebelah kiri gadis itu yg semakin mekar ranum
memerah dipilin-pilin tangan kanannya yg kasar, dgn
buas diremas-remasnya bongkahan daging susu yg
masih mencuat indah keatas dan sama sekali belum
kelihatan turun sama sekali serta masih berbentuk
bulat kenyal dan memadat indah mempesona nan
menghiasi bagian dadanya yg jatuh dalam dekapan si
bule brengsek itu.
CD yg tersumpal di belahan mulut mungilnya ditarik
lepas dan langsung tergantikan oleh ciuman buas
penuh birahi yg luar biasa buas dari sang penjahat
kelamin kepada korbannya sebelum gadis itu sempat
mengeluarkan erangan dan rintihannya kembali.
Kedua bibir dari insan berlainan jenis ini bertemu
seketika dalam peraduan adegan indah persetubuhan
nan terlarang itu. Lidah laki-laki itu telah memasukki
rongga mulut mungil sang dara yg terpejam erat dan
menari-nari di dalamnya berusaha mengait-ngait lidah
wanita yg masih belia tersebut nan telah dicicipi
kehangatan dan kelembutannya saat tadi mengulum
batang k0ntolnya.
Terus didera bertubi-tubi ciuman si bule brengsek, kini
Lita hanya bisa pasrah merelakan lidahnya yg telah
dikaitkan oleh tarian lidah laki-laki tersebut yg elastis,
kadang bisa dibuat tegang kaku saat waktu lalu
digunakan menyodok-nyodok celah lubang anusnya,
kadang pula lemas seperti tali yg meliuk-liuk maupun
mengait lidah mungilnya kini.
Setelah dirasanya telah puas mencicipi keperawanan
sang dara, kini k0ntol yg cukup lama terbenam di dasar
meqi gadis itu kini ditariknya perlahan dan kelamin
mereka yg tadinya melekat erat seakan telah menjadi
satu itu mulai terpisah.
“Psshh…! sleph!”, suara yg ditimbulkan dari pelepasan
batang k0ntol yg tertancap pada kemaluan sang
perawan itu begitu sangat khas sekali di telinga dan
proses terenggutnya kesucian gadis itu dimulai.
Kini seiring dgn pergerakan k0ntol Jhon yg telah keluar
sepertiga dari ukuran batangnya dari dalam belahan
intim kemaluan gadis itu yg merekah membuat bibir-
bibir meqi korbannya menjadi ikut tertarik sampai
monyong ke depan.
Bersamaan itu pula dari sela-sela lubang meqinya
dimana kulit-kulit k0ntol bajingan itu bersarang
didalamnya, kini tampak berkilat-kilat basah oleh lendir
meqinya yg melumasi jajaran tonggak daging pelirnya
mulai menetes darah segar kesuciannya yg pada
akhirnya berhasil direnggut paksa jua dari tubuhnya.
“Mmmmpphhhhh! Uughhgh! Uggghhff!!”, itulah suara
erangan dan rintihan Lita yg terdengar saat
keperawannya telah terenggut seutuhnya oleh si bule
brengsek ini, sementara sela-sela meqinya yg telah
diluluh lantakkan itu masih berdesis-desis tatkala
melepaskan batang k0ntol lelaki tersebut dari meqinya
diiringi senyum kemenangan Jhon.
Betapa Lita merasa dirinya benar-benar rendah karena
telah jatuh dalam pelukan pria asing yg sama sekali tak
dikenal apalagi dicintainya, namun tubuhnya telah
dinodai olehnya dan semua yg ada di ketelanjangannya
berbaur sudah.
Tak ubahnya tubuh gadis itu adalah tubuh lelaki itu,
demikian pula sebaliknya, tubuh lelaki itu adalah
merupakan bagian dari tubuhnya kini. Namun parahnya
ia malah menikmati semua ini, tubuhnya tdk bisa
berbohong, rangsangan-rangsangan itu telah
membuatnya menggeliat-geliat nikmat.
Lita bahkan berkhayal andaikata saja tiada norma-
norma atau apapun yg mengaturnya bagaimana
harusnya pria dan wanita, maka ia akan meminta jatah
birahi padanya setiap malam, dan aku akan melakukan
apapun untuk meraih kepuasan.
Ia akan rela pria gemuk ini mengenjot terus tubuh
telanjang mudanya yg aduhai begitu sempurna
keindahannya sampai sang pagi datang
menjelang.Mulut lelaki itu kini melahap belahan
payudara kanannya dan menelan puting susunya
sekaligus, lalu disedot-sedot dgn buas penuh dgn
nafsu hewaniah.
Tubuh telanjang Lita sampai menggeliat-liat dibuatnya
seiring dgn dimulainya hentakkan pinggul lelaki itu di
antara kedua kaki indah itu. Ikatan tambang yg
mengikat erat kedua kakinya ini kini dilepaskan oleh
Jhon karena ia telah yakin bahwa kini korbannya telah
takluk pada kejantanannya.
Derai-derai air mata di pipi mulusnya itu telah
dibersihkan pula oleh telapak tangannya yg besar.
Sepasang betisnya yg masih mulus terbentang kencang
itu kini dikepitnya di antara kedua ketiak dari lengan
perkasanya kiri dan kanan. Kaki-kaki indah yg terjepit
ketiak itu tampak bergerak-gerak seiring hujaman
lelaki bajingan itu pada lubang meqinya dan tubuhnya
yg sudah bermandikan oleh peluh persebadanannya itu
terhempas-hempas dibuatnya.
“Oh seperti inikah yg dinamakan kenikmatan
diperkosa? Tak mau tp mau juga akhirnya?” tanya Lita
dalam hati.
Dgn posisi setengah jongkok Jhon terus menggenjot
tubuh Lita yg masih begitu kencang dan padat di usia
mudanya. Kedua tungkai paha gadis itu kini ditekan
oleh kedua tangannya sehingga kangkangannya
semakin jelas dan lebar dgn kedua tumit kaki indahnya
bertumpu pada kedua belah pundak lebar si bule bejat
tersebut.
Wajah cantiknya yg tergerai rambut hitam panjangnya
semakin menengadah ke langit-langit. Kedua kakinya
semakin tertarik ke atas bertopang pada pundak kiri
dan kanan sang lelaki jahanam yg telah leluasa
menikmati kehangatan tubuh mudanya itu.
Jhon terus menahan k0ntolku di dalam meqi Lita,
menikmati sensasinya, menikmati setiap erangan dari
mulut gadis itu. Ia lalu mulai bergerak lagi,
memperkosa dia pelan-pelan, lalu brutal dan
menyakitkan, merasakan kenikmatan yg makin
memuncak,
Merasakan orgasmeku yg kian dekat, pria itu tahu
sebentar lagi akan keluar, maka ia pun mengeluarkan
semua spermanya di dalam meqi Lita. Mulut Jhon
makin keras menyedot leher jenjang Lita dan mulai
mengigitnya.
Jhon pun akan meledak sebentar lagi, ia mendengus
bagaikan banteng, otot pahanya menegang ketika
k0ntolnya berdenyut-denyut tak terkendali di dalam
meqi gadis itu, menyemburkan sperma demi sperma ke
rahimnya yg baru saja ia perawani, kenikmatan yg amat
sangat seakan-akan menyakitkan tubuh Lita, membuat
nafasnya tersengal-sengal.
Lita sangat sadar bahwa ia sudah mengalami orgasme
dan Jhon merasa sangat nikmat karena dgn begitu dia
tahu bahwa ia sudah menaklukan gadis itu dan telah
menyetubuhi dan meyemburkan spermanya ke dalam
tubuhnya.
Tubuh gendut Jhon terbaring selama beberapa saat,
lemas karena kenikmatan yg bertubi-tubi. Jhon lalu
mengangkat tubuhnya dari atas tubuh Lita, k0ntolnya
masih keras dan tegang waktu ditarik dari meqi Lita.
Ia berdiri dan memperhatikan Lita, tubuh seksi yg baru
saja ia nikmati, dipandanginya kaki Lita yg ramping, yg
sekarang tertekuk tak berdaya, pinggulnya yg bulat,
perutnya yg rata, buah dadanya yg masih bergerak naik
turun, pada wajahnya yg imut yg semakin cantik dgn
rasa sakit dan air mata.
“Hehehee…you enjoyed it ha?” tanyanya sambil
tersenyum mengejek.
Lita mengangguk lemah ke arah Jhon yg tersenyum dan
mengangkat tubuhnya dgn tangannya. Lita
sempoyongan dipegangi oleh Jhon di lengannya. Ia
menyeretnya ke meja di sudut ruangan.
Lita pasrah ketika pria itu membungkukan tubuhnya ke
meja, hingga sekarang mulai pinggang hingga kepala ia
terbaring menelungkup di atas meja, semetara kakinya
masih di lantai.
“Wait a moment, pelacur hehehe!” katanya sambil
mengambil pita perekat dari laci meja itu dan mengikat
kedua pergelangan tangan Lita jadi satu.
Setelah selesai ditariknya tangan gadis itu hingga
tergantung di sisi lain meja, sekarang kepala Lita
tergantung di pinggir meja, buah dadanya menjadi
bantalan bagi tubuhnya di meja, menempel pada meja
kayu jati itu.
“Nice ass…pantatnya yg nikmat!”, kata Jhon sambil
pantat Lita.
Lita memang punya bentuk pantat yg sempurna,
apalagi kalau dibandingkan dgn tubuhnya yg ramping,
bentuknya sempurna, penuh, lembut, halus dan tanpa
noda.
Jhon meraba, meremas dan menarik pantat Lita,
membuat Lita melonjak di meja. K0ntol Jhon telah
mengeras lagi dan ia siap memasukkan benda itu ke
tubuh Lita. Ia jambak rambut panjang Lita sehingga
gadis itu merintih, tangan pria itu yg satunya
mendorong masuk k0ntolnya ke meqi Lita.
Gadis itu merasakan sakit yg luar biasa waktu k0ntol si
bule bejat itu masuk ke tubuhnya, walaupun meqinya
telah basah dgn sperma dan darah perawannya. Wajah
Lita mengerenyit dan gemetar, erangan keluar dari
mulutnya pada saat bersamaan.
Jhon juga mengerang, setelah itu terdengar suara
daging bergesekan dgn daging. Ia mulai memperkosa
Lita dgn brutal dari belakang, seperti seekor anjing,
sementara tangannya terus menarik rambut panjang
gadis itu.
Rasa sakit dan sengsara terlukis bergantian di wajah
Lita, matanya terbelalak karena sakit dan shock, mata
yg bulat hitam dan berkilat karena air mata, bibirnya
membentuk huruf ‘O’ sambil menjerit kesakitan.
Jhon memang sudah tdk menjambak rambutnya,
sebagai gantinya ikat pinggangnya ia ayunkan ke
punggung atau pantat gadis itu. Jhon mendengus dan
mendengus lagi, dia baru saja ejakulasi di meqi Lita,
dan Lita juga menyadarinya, dan ia lalu memejamkan
matanya yg berlelehan air mata dan kembali menangis
tersedu-sedu, dan setiap pecutan Jhon mengayun,
tangis kesakitan kembali terdengar dari mulut gadis
itu.
“Ini benar-benar mengasyikan…great!!”, kata Jhon
sambil masih melihat ke pantat Lita.
Jhon menarik Lita dgn menjambak rambutnya,
membuat kepala gadis itu terangkat dan kemudian
dadanya, membuat dada yg tadi tertindih menyembul
tegak lagi.
“Aaauuw…sakittt!!” jeritnya
Dgn kasar pria itu mendorong tubuhnya ke lantai.
Rambut Lita menutupi wajahnya sementara tangannya
yg masih terikat menumpu tubuhnya yg terbaring
miring, dan kakinya yg indah menekuk di lutut.
Jhon berjalan memutar dan mendorong kursi besar dari
kulit dari balik meja itu ke depan Lita. Kemudian ia
duduk di kursi itu, merosot sedikit, dan memegang
k0ntolnya hingga mengacung ke atas.
“Coba kamu ke sini Lita”, katanya, mata pria itu sangat
penuh birahi, “dan kulum ini kontol!”
Lita pun termanggu, antara menurut dan menolak. Ia
terisak sekali dan kemudian mulai bergerak, merangkak
dgn lututnya, menuju ke arah bule bejat itu, rambutnya
yg panjang menempel di wajah, buah dada dan
punggungnya.
Ketika ia sampai di dekat Jhon dan ia meraih k0ntolnya
di pangkalnya dgn tangannya yg terikat, setelah itu
membuka bibirnya lalu mendorong mulutnya ke k0ntol
itu. Dalam posisi berlutut, kepalanya mengangguk-
angguk ketika ia mengoral Jhon, pipinya kembung
kempes menghisap dan mengulum k0ntol itu, sebagian
rambut jatuh di wajahnya.
“You don’t know how to suck cock ha?”, kata Jhon,
sambil memandang gadis itu, tangannya meremas
rambut Lita, ia merasa kurang puas dgn teknik oral Lita
yg masih amatir.
“Saya akan ajar you cara muasin saya hehehehe…” Lita
merintih mendengar perkataan pria itu karena
jambakannya makin keras, matanya mengikuti
pandangan Jhon yg sedang melihat ke ikat pinggang yg
tergeletak di lantai.
Pria itu mengambil ikat pinggang tersebut, melihat
tubuh Lita gemetar lagi seakan tahu apa yg akan
terjadi sebentar lagi, kepalanya bergerak makin cepat
di k0ntol Jhon, hampir putus asa, ia tdk ingin dipecuti
lagi.
Tangan Jhon mengayunkan ikat pinggang ke punggung
dan pantatnya, ctar….ctar…. tubuh Lita pun melonjak
kesakitan sementara lolongan kesakitan terdengar dari
tenggorokannya, diredam oleh k0ntol pria itu yg masih
ada di mulut Lita.
Bekas memar kemerahan pun menodai kulitnya yg
putih mulus. Ketika menjerit kedua kalinya, dan yg
ketiga ketika ikat pinggang itu mendarat ke pahanya,
kepala Lita terlonjak sedikit ketika pria itu menekan
kepalanya turun ke pangkal k0ntolynya.
Jeritan Lita berubah menjadi batuk dan suara tersedak,
k0ntol itu rupanya masuk hingga tenggorokannya.
Benjolan kepala k0ntol Jhon di tenggorokan Lita
terlihat, mata gadis itu membeliak-beliak, tubuhnya
meronta-ronta karena rasa sakit, panik dan kekurangan
udara, tangannya menggapai-gapai, terlalu takut untuk
mendorong tubuh Jhon yg dgn tangannya menahan
kepalanya agar tetap di pangkal k0ntolnya.
Jhon mengayunkan ikat pinggangnya lagi, membuat
suara jeritan terdengar lagi ketika ujung ikat pinggang
itu menghajar punggungnya yg mulus. Jhon
menyeringai menikmati korbannya menderita di bawah
siksaannya.
Jhon memang masochist tulen yg menyukai permainan
kasar dalam seks. Dgn kedua tangan di sisi kepala Lita,
ia remasi rambut gadis itu dan menggerakkan
kepalanya di k0ntolnya, menghunjamkan wajahnya ke
selangkangannya ketika ia memasukkan seluruh
k0ntolnya hingga ke tenggorokan si gadis.
Tubuh gadis itu pun gemetar, mengejang dan
berkeringat, pantat dan paha Lita sudah bilur-bilur
kebiruan karena terus dipukuli. Jhon terus
menghunjamkan wajah Lita ke pangkal k0ntolnya dan
sekarang menahannya di situ
“Aaagghhhhh…fucking cummm…eat this bitch!!” erang
Jhon yg ternyata sedang ber-ejakulasi di tenggorokan
Lita, ia menggeram ketika ia terus menahan kepala
Lita.
Jhon memberi jeda waktu pada Lita untuk batuk-batuk
dan mengambil nafas setelah memuntahkan lahar
putihnya di mulut gadis itu.
“Kamu suka itu kan?” ejek bule bejat itu.
Lita tdk menjawab, nafasnya naik turun tak teratur.
Siksaan tadi benar-benar membuatnya menderita,
namun entah mengapa dalam hati kecilnya ia diam-
diam menikmatinya juga.
Sex Bondage, Jenuh terus dipandang tinggi di sekolah
sebagai siswi berprestasi dan di rumah sebagai gadis
baik, ia menikmati sensasi baru direndahkan sebagai
budak seks.
“Sekarang kamu naik ke k0ntol saya pelacur!!” Jhon
menarik tubuh lemas Lita kembali ke ranjang lalu ia
menjatuhkan diri telentang dan gadis itu di atasnya.
Tanpa disuruh lagi Lita meraih k0ntol pria itu dan
mengarahkannya ke meqinya.
“Mmmmppphhhhh…!!” desahnya ketika k0ntol itu
melesak masuk ke liang senggamanya.
Jhon memulai dgn menyentakkan pinggul ke atas
sehingga k0ntolnya menancap dalam ke meqi gadis itu.
Tak lama Lita pun mulai memacu tubuhnya naik turun
di tubuh berlemak pria itu. Jhon mendekap
punggungnya dan mendekatkan payudara gadis itu ke
mulutnya sehingga ia dapat melumat bongkahan
gunung kembar itu.
Dalam posisi yg sebegitu rupa ini membuat bongkahan
dari pantat gadis yg berkulit putih mulus licin itu
semakin mencuat keatas mempertontonkan lonjakan-
lonjakan kejantanan Jhon yg masih terlihat seret keluar
masuk pada meqinya.
Kedua biji pelir lelaki itu yg menabrak-nabrak jalan
masuk lobang anusnya semakin nyata mengiringi
lelehan lendir kewanitaannya yg telah bercampur aduk
dgn darah keperawanannya nan terus menggenangi
mulut meqinya dan dijadikan bulan-bulanan oleh bule
brengsek itu.
Lita terus mengerang menahan nikmat… tubuhnya
bergetar akhirnya nafsunya selama sekian lama dapat ia
tumpahkan. Jhon meremas dan mengenyoti payudara
itu dgn kasar membuat gadis itu meringis kesakitan,
namun kenikmatan di meqinya membuat ia bergetar
membusungkan dadanya ke atas seolah pasrah untuk
diremas dan diremukkan tuannya.
Jhon kemudian menggeser tubuh gendutnya hingga
duduk bersandar pada kepala ranjang lalu mengangkat
kedua lengan Lita ke atas lalu mencengkramnya
membuat ketiak gadis itu terpampang dgn indahnya
dgn bulu-bulu halus yg menggairahkan. Mulut Jhon
terbuka lebar… siap melubat bibir lembut Lita.
“Aagghhhhhhh… “ Lita semula pasrah untuk
menyerahkan bibirnya untuk di lumat, namun begitu
Jhon membuka bibirnya, tercium bau nafas yg
menyengat seperti bau telur busuk.
Litapun menggelengkan kepalanya berusaha
menghindar dari lumatan bibir tebal Jhon. Cuma itu yg
bisa ia terus lakukan karena tangannya telah dikunci
dgn rapat oleh tangan Jhon. Jhon menjadi kesetanan
mengamuk, dgn menghujamkan k0ntolnya dalam dalam
meqi Lita.
“Ooohh… Ooohh,… noo!!” Litapun mengerang
membuka mulut hingga ia akhirnya menyambut bibir
tebal Jhon seperti beruang yg memakan mangsanya,
lidah merekapun berpangutan
Lita sudah tdk peduli lagi dgn bau telor busuk yg
membuat nya ingin muntah, yg ia inginkan sekarang
adalah menyerahkan bibirnya kepada tuannya.
Tubuhnya mengejang untuk kesekian kalinya. Ia
orgasme berkali-kali membuatnya semakin bernafsu,
semakin haus untuk disetubuhi.
Namun Jhon belum menunjukkan tanda-tanda ingin
menyudahi permainannya . Ia terus menggenjot tubuh
mungil Lita yg telah banjir keringat. Baru sepuluh
menit kemudian, tiba-tiba Jhon berhenti menggenjot
membuat Lita jadi seperti cacing kepanasan.
“Ooogghhhh tuan… terus entot saya ..tuan saya
mohon… fuck me please!“ Lita memohon sambil
menggoyangkan pinggulnya.
“Eh Pelacur… kalau you mau difuck.. buka mulut you..”
Lita segera membuka mulutnya lebar-lebar,
“Telan ludah saya sebanyak-banyaknya, mengerti?!”
Jhon kemudian mengeluarkan ludahnya dari
tenggorokannya yg berwarna kuning kehijau-hijauan di
mulut Lita. Lita menelannya namun baunya yg busuk
membuatnya ingin muntah, tp tusukan di meqinya
membuat ia kembali membuka mulutnya..
“Gimana pelacur, love it?” tanya Jhon sambil memilin
kasar puting kiri Lita
“So much Tuan..ahhhhhhhh…” Lita begitu gembira
karena meqinya kembali digenjot dgn kasar hingga ke
rahimnya.
“Mau lagi pelacur.. ??” -cerita panas-
“Saya minta lagi tuan ludahnya.. oohhh.. ohh…” erang
Lita yg meqinya makin berkedut nikmat karena digenjot
habis-habisan.
Dadanya yg dibusungkan ke atas diremas dgn sekuat
tenaga lagi.
“Kalau mau minta.. ya harus mohon!! Beg it bitch!!”
“Mohon tuan ludahi bibir saya lagi” -cerita mesum-
“Enak saja bitch, maunya gratisan.. hahahahahaha….”
Lita seperti terhipnotis menangis sambil memohon
“mohon… Tuan.. Ludahi saya lagi.. saya haus… saya
mohon huuhu.. saya rela melakukan apa saja.. tp saya
mohon ludahi bibir saya lagi tuan…”
Jhon menjadi sedikit iba, kemudian akhirnya meludahi
mulut Lita berkali-kali dgn ludah yg kekuning-
kuningan. Lita segera menelannya, meqinya kembali
berkedut kedut dgn dasyat.
“Ahhhh tuaaann…..” Lita membusungkan dadanya ke
atas membuat Jhon menjadi sangat bernafsu.
Bule brengsek itu seperti kesetanan, ia menyentakkan
k0ntolnya ke atas hingga membentur dinding rahim
Lita dan mengoyangkan pinggulnya dgn dahsyat.
Litapun kesetanan memeluk tubuh berlemak Jhon dgn
erat seolah tak ingin berhenti disetubuhi.”
“Tuan.. Hamili saya tuan.. Oooooohhhh,…. Keluarkan
sperma di dalam saya mohon” erangnya tanpa malu-
malu
Jhon menggigit leher Lita sambil meremas kedua belah
payudaranya sekuat tenaga sehingga membuat tubuh
gadis itu menggelinjang.
Gelombang orgasme yg dahsyat membuat tubuh gadis
itu terbanting-banting, Lita segera menjilati ketiak
tuannya yg berbulu lebat. K0ntol Jhon semakin keras
dan
“aaahhhh…ahhh…yesss….cumm again bitch!”
Keduanya mengejang seperti kesetrum. Jhon menusuk
sekuat tenaga menuju rahim Lita yg paling dalam.
Crreeettt…Creeeetttt… Creettt…Creettt..Creeeet..
menyemburlah lahar panas Jhon..
Membanjiri tubuh mungil Lita. Diiringi dgn Tubuh Lita
yg bergetar mengeluarkan cairan klimaksnya
Keduanya akhirnya lemas dan berpelukan erat, mulut
mereka berciuman dgn ganasnya selama 5 menit.
Kemudian…
“Hahahaha…you memang naughty bitch…a virgin
bitch, i’m fucking love it!” sahut Jhon melihat meqi
Lita yg mengeluarkan banyak darah bercampur sperma
yg banyak sekali.
Jhon tdk memberikan Lita yg kepayahan istirahat.
“Pelacur ayo sekarang bersihkan k0ntol
saya!”perintahnya
“Baik tuan..” Lita pun segera menjilati k0ntol tuannya
seperti mengemut es krim.
Leleran sperma yg bercampur cairan kewanitaannya itu
ia jilati sambil menahan jijik. Setelah bersih, Jhon
memasukkan Lita kedalam kerangkeng berukuran kubus
1×1 M lalu menggemboknya.
“Tunggu disini pelacur , mulai sekarang kamu cuman
anjing betina haus sex. Saya akan beli makan dulu buat
kita dan panggil teman-teman saya. Sebentar lagi
teman-teman saya dari club bondage akan datang
layani dgn baik. It will be more crazy…huahahahaha”
tawanya seperti peran-peran antagonis di fillm
“iya tuan… saya akan tunggu” jawab Lita pasrah, tdk
terasa air mata menetes dari pipinya, baru pernah ia
direndahkan sedemikian rupa seumur hidupnya, tp
mengapa justru ia malah ingin meneruskan kegilaan
ini?
“Anjing itu tdk bisa berbicara..Anjing goblok!” sambil
menepuk keras pantat Lita hingga merah
“Guk..Gukk…Guukkkk “ gonggong Lita menirukan suara
anjing sambil menggangguk lemah pasrah air matanya
kembali menetes
“Hahahahaha… bagus.. kamu mesti banyak belajar”
tawa Jhon sambil keluar kamar dan mengunci pintunya.
Tak begitu lama terdengar suara mobil meninggalkan
pondok itu meninggalkan Lita yg cuman bisa meringkuk
menahan rasa sakit sekujur tubuhnya yg terasa remuk
seperti terlindas buldoser. Kini ia hanya anjing yg akan
menuruti apapun perintah tuannya. Ini baru awal, ia
belum bisa membayangkan apa yg akan terjadi
selanjutnya. Cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot,
cerita mesum, cerita dewasa “Cerita Sex Nikmatnya
Ngentot Budak Seks Montok” terbaru hot 2016
Cerita sex bondage, abg budak seks, abg kelainan seks,
bule maniak sex, cerita ngentot hot – Hari sudah pagi
Lita berlekas bangun dan membuka matanya eh
ternyata waktu sudah menunjukan pukul 8:30 yg
artinya dia sudah terlambat untuk berangkat ke
sekolah, dgn langkah lambatnya menuju kekamar mandi
untuk membasuh muka dan mandi biar hilang rasa
ngantuknya karena semalan dia sibuk chatting nakal
dgn orang yg baru dikenalnya.
Cerita Sex Nikmatnya Ngentot Budak Seks Montok
Hari inilah Lita berjanjian dgn seorang cowok yg baru
dikenalnya lewat chatting, mungkin itu juga jantung
Lita berdetak kencang meskipun dalam keadaan enjoy
berendam di kamar mandi mandi, nama cowok yg
dikenalnya lewat chatting juga belum tau nama aslinya
yg menarik dari nicknamenya adalah dahlan si penjahat
kelamin yg mengaku namanya dgn Jhon.
“Ahhhhh… “ Lita mengelus-ngelus meqinya yg sambil
membayangkan percakapannya kemaren semalaman.
Dia sangat dominan, tegas tp adil, dan tahu apa yg
diinginkannya dan membawanya, sama seperti
bagaimana penguasa seharusnya.
Terasa meqinya berdenyut-denyut, yah meqi Lita
memang berbeda dgn meqi kebanyakan gadis, dinding
meqinya sangat tebal sehingga memungkinkan
cengkraman yg erat bagi setiap k0ntol yg masuk ke
dalamnya, namun belum seorangpun yg pernah
memangsa meqi mulusnya.
Cerita sex abg , Mungkin ini disebabkan karena Lita yg
merupakan siswi tercerdas di sekolahnya. Sehingga
selalu mendapatkan kelas unggulan dan akibatnya
selama ia 3 kali pacaran semuanya cowok-cowok kutu
buku, jangankan menyentuh meqinya, mencium bibirnya
saja mantan pacarnya tdk berani.
Ia merasa bosan dgn kehidupannya sehari-hari yg
mengharuskan bertindak bagaimana layaknya gadis
golongan atas, terlebih kedua orang tuanya sibuk dgn
bisnis mereka dan jarang ada di rumah. Seringkali Lita
hanya melampiaskan nafsunya yg menggebu-gebu dgn
bermasturbasi sambil menonton film bokep di
kamarnya.
Cerita sex terbaru, Ia merasa beruntung sekali
berkenalan dgn Jhon, teman cybersex yg sangat
agresif.
“Kringg…Kringg…Kringg….” (ringtone handpone Lita)
Lita segera tersadar dari lamunannya di kamar mandi
setelah mendengar handponenya yg berdering tiba-
tiba, namun ia tdk segera mengambil handponenya di
kamar, karena ia masih mengeringkan tubuhnya
terlebih dahulu lalu mengambil handuk. Sementara itu
handponenya terus berdering. Akhirnya setelah
membalut tubuhnya dgn handuk ia segera mengangkat
handponenya.
“haloo,, pagi ini siapa ya ?”
Mendadak muka Lita berubah pucat rupanya yg
menelpon adalah “Jhon si Penjahat Kelamin”. Ia
membentak-bentak Lita karena keterlambatannya. Lita
harus segera menemuinya di alamat XXX,jalan x kurang
lebih 50 KM dari rumahnya sekarang.
Sebagai hukumannya Lita dilarang menggunakan CD
dan BH saat pertemuannya nanti. Dag Dig Dug…
Jantung Lita kemudian berdetak dgn kencang nafsunya
segera menguasainya membayangkan apa yg akan
terjadi padanya nanti.
“Baik Tuan Jhon, hamba segera menuju lokasi”
jawabnya dgn sedikit gugup
Cerita mesum terbaru, Segera ia memacu mobilnya
menuju alamat tersebut kurang lebih satu jam ia
sampai ke lokasi tersebut. Ternyata alamat yg
diberikan Jhon berada di pondok yg berlokasi di sebuah
bukit dgn pemandangan sangat bagus namun berada di
pinggiran hutan yg jauh dari pemukiman penduduk. Lita
segera memarkir mobilnya kemudian menelpon Jhon.
“Tuan hamba Jhon sudah disini, tuan ada dimana”
“Masuk saja ke kamar nomor 2 di lantai atas tunggu
saya disana, Pelacur !!” -cerita -hot-
“Lita sebenarnya tersinggung direndahkan seperti itu
ia lalu terdiam sejenak ia mulai berpikir untuk
mengurungkan niatnya bertemu, namun nafsunya yg
sudah menggebu-gebu telah menguasainya benar-
benar tdk sabar untuk bercinta oleh Jhon si Penjahat
Kelamin.
“Kenapa diam, pelacur ayo masuk !!. -cerita mesum-
“Ya tuan.. saya Pelacur.. entot saya.. Hamili saya tuan”
seolah ia tdk sadar berkata seperti itu
Meqinya yg terus berdenyut membuat ia kehilangan
kontrol atas tubuhnya mendapat perlakuan selayaknya
pelacur, membuat meqinya tdk sabar untuk segera
diperawani tuannya.
Sambil berjalan memasuki rumah Lita membayangkan
adegan film film bondage kesukaannya.
Lita kemudian sampai ke depan kamar nomor 2 ia
kemudian pelan-pelan membuka pintu dan masuk ke
dalam. Namun tdk seorangpun ada di dalam kamar itu
yg ada hanyalah ranjang empuk berukuran besar, meja
rias cermin dan kerangkeng besar dalam kamar
berukuran 4×4 m itu. Ia kemudian duduk di tepian
ranjang. Kemudian handponenya berdering.
“Pelacur.. lucuti pakaianmu lalu buang jauh-jauh keluar
jendela, kalau tdk aku cincang tubuhmu disini” sahut
suara disana. -cerita sex bondage-
Lita yg ketakutan segera menanggalkan semua
pakaiannya dan membuangnya lewat celah kecil di
jeruji jendela sesuai dgn yg diperintahkan si penjahat
kelamin. Ia benar benar seperti kerbau yg telah dicolok
hidungnya.
Tubuhnya yg bugil dgn bulu yg lebat di meqinya benar-
benar mengundang gairah setiap pria yg pasti bernafsu
untuk ngentot dgnya. Lalu perlahan ia mendengar suara
langkah kami berat yg menuju kamar tersebut.
Jantung Lita berdetak dgn kencang, meqinya semakin
basah. Pintu kamarnya dibuka perlahan, Lita yg gugup
dan mukanya merah membenamkan wajahnya ke bantal.
Ia merasakan ada seseorang masuk ke kamar itu lalu
mengunci kamar itu dan mendekat ke tubuhnya.
Cerita ngentot terbaru, Lita belum berani untuk
memalingkan tubuhnya dari bantal. Tiba-tiba ada
tangan besar memegang bokongnya dan tanpa
sungkan-sungkan langsung mencolok lubang anusnya
dgn jari tengahnya . aaaahh.. Lita kesakitan tp meqinya
yg berdenyut membuat ia membiarkan pelaku untuk
melanjutkan mengobok anusnya.
“Oooohhh… Oooohhh…. Sakittt…..Tuan…!!” rintihnya
Lita kemudian memalingkan wajahnya untuk melihat
seperti apa gerangan manusia yg akan menjadi
pejantannya itu. Mendadak lemas tubuh Lita karena
pejantan yg ia bayangkan yaitu lelaki tampan yg
berotot tdk menjadi kenyataan.
Yg ada di hadapannya justru adalah pria bule sangat
gemuk yg buruk rupa yg siap memperkosa dirinya.
Kakinya lemas tdk bisa digerakkan ingin rasanya ia
segera kabur dari tempat itu. Namun rasanya tdk
mungkin sebuah jari tengah kini telah terlanjur
menancap di lubang pantatnya.
“Oooohhhh.. oohhh… Sakitt lepaskan..” Lita meronta-
ronta berusaha lepas, tdk terasa air matanya pun
menetes.
Pria itu, Jhon, adalah seorang ekspatriat yg bekerja di
sebuah perusahaan di Indonesia. Seorang pengidap
kelainan seksual yg suka menerapkan sado masochist
terhadap pasangan sex nya. Para wanita lokal yg pernah
ia kencani banyak yg tdk tahan dgn siksaan-siksaannya
ketika berhubungan sex.
Bosan dgn cewek-cewek yg biasa ia temui di kafe dan
tempat dugem, ia mencari pasangan lain melalui
fasilitas internet. Lita lah yg menjadi korbannya dan
Jhon sendiri memang ingin mencicipi anak sekolah
Indonesia.
Setiap kali chatting mereka tanpa ragu mengeluarkan
kata-kata kasar jorok dan cabul, sisi liar dalam diri Lita
membuatnya menikmati semua ini hingga akhirnya
pertemuan pertama mereka ini.
Lita kini tdk ada pilihan lain lagi selain melayani bule
gendut ini, pintu telah tertutup rapat, yg ada kini
adalah ia mesti pasrah melayani tuannya di kamar yg
sempit ini.
Jhon segera membenamkan wajah Lita di dadanya yg
berbulu membuat gadis itu kehabisan nafas hingga ia
meronta-ronta. Sungguh tubuh Lita yg mungil memang
bukan tandingan badan besar si Jhon. Kemudian jari
tengah Jhon dgn kasar menusuk meqi Lita lalu
mengobok-oboknya.
“Rasakan ini pelacur, hahahahahahahahha!” tawanya
penuh kemenangan
“Oooooohhhhhh… ampuuuunnn … mmmpphhhh,,,
oohh…tuan tolong hentikan!” erang Lita mengiba
Badan gadis itu mengejang, meqinya terasa sakit,
namun ia bergetar menerima kenikmatan yg luar biasa
tdk bisa ia tahan. Tiba-tiba, ia melihat k0ntol besar si
bule mulai menegang. Luar biasa besarnya benda itu,
kira-kira 20 cm tdk seperti bayangannya karena k0ntol
orang gemuk biasanya kecil.
Lita pun bergidik ngeri membayangkan sebentar lagi
k0ntol itu yg akan mengairi rahimnya namun ada
gejolak nafsu yg membuatnya ingin segera disetubuhi.
“Hei, nikmat ya pelacur. Mulai detik ini kamu adalah
budak seks saya!” kata Jhon, “apapun yg saya
perintahkan kamu harus ikuti. kamu tdk bisa keluar dari
sini selamanya. Understand?!”
“Mengerti tuan… ooooohhh!” erang Lita lagi ketika jari
tengah Jhon masuk semakin dalam hampir merobek
selaput daranya.
“Mulai sekarang, Kamu cuma boleh minum air sperma
saya dan air ludah saya. Karena kamu budak sex saya
mengerti. Jadi minum sebanyak-banyaknya agar kamu
tdk mati kehausan.. Mengeti Budak !!!”
“Ooooohhh….iya, mengerti Tuan.. saya budak tuan…
siap jadi memuaskan tuan selamanya.. setubuhi saya
tuan!”
Jhon mendorong tubuh Lita hingga ia terbanting di
kasur yg sangat empuk. Segera tubuh besar Jhon
menindih tubuh munggil Lita. Badan Lita terasa remuk
semuanya, beruntung ia tidur di atas kasur yg sangat
empuk jika tdk mungkin ia sudah pingsan kehabisan
nafas.
K0ntol besar Jhon masuk perlahan di meqi Lita. Gadis
itu pun berkelojotan, badannya kembali menegang
menahan rasa nyeri meqinya diterjang k0ntol gemuk
itu.
“Aaahh…pelan-pelan tuan…sakiitttt!!” -cerita dewasa-
Dgn kasar Jhon menekan-nekan k0ntolnya ke meqi
mungil di hadapannya namun ia kesulitan
memasukannya. Bule gendut itu pun semakin buas,
baru kali ini ia dapat menikmati tubuh perawan
secantik Lita. Seperti binatang lapar, Jhon kembali
menghujamkan k0ntolnya sekuat tenaga.
“Aahhhhhhhh..sakitt tuaann!!” jerit Lita
K0ntol besar itu berhasil masuk merobek selaput
perawannya. Jhon menikmati jepitan dinding kemaluan
gadis itu beserta selaput keperawanannya dan ia terus
bertahan di situ tanpa melakukan satu gerakan apapun
terlebih dahulu.
Ia masih belum rela melepaskan kenikmatannya yg tak
terlukiskan oleh kata-kata tatkala dinding keperawanan
gadis korbannya itu sangat memberi kelembutan serta
kehangatan yg tiada terkira untuknya.
Sebab ia tahu apabila begitu batang k0ntol yg telah
terbenam seluruhnya kini ke dalam dasar kemaluan
dara itu ia tarik ataupun dicabut, maka kesuciannya
akan terenggut sudah. Rasanya tak ada satu
kenikmatan apapun di belahan bumi ini yg mampu
menandingi merenggut keperawanan seorang gadis
muda.
Ia juga ingin memberi kesempatan kepada gadis
perawan yg dinodainya itu agar menyesuaikan diri
terlebih dahulu dgn ukuran k0ntolnya yg begitu besar.
Bibir kemaluan Lita nampak ikut melesak masuk ke
dalam pula tatkala dipaksa harus menelan batang
k0ntol lelaki itu yg kini sudah menancap pada meqinya
disela-sela kedua belah pahanya yg terbuka.
Kenikmatan demi kenikmatan yg dirasakan oleh Jhon
ternyata sangat bertolak belakang sekali dgn apa yg
dirasakan gadis muda itu kini. Ia yg baru kali ini
disetubuhi oleh seorang laki-laki begitu merasakan
kesakitan yg amat tak terperikan.
Erangannya seolah mengiringi kemenangan bule bejat
itu yg berhasil menaklukkannya dan membuat gadis itu
dgn terpaksa merelakan keperawanannya tanpa ampun
di bawah dekapan laki-laki brengsek yg menjadikannya
budak sex.
Sementara rambut hitam panjang sebahu Lita terlecut-
lecut mengikuti arah kepalanya yg terus terbanting-
banting di atas kasur. Tak terasa air mata membasahi
kedua pipinya karena menahan rasa sakit perih pada
meqinya.
Jhon mendekap tubuh telanjang dari Lita yg kini berada
di bawahnya dan dada bidang perkasa nan sarat dgn
bulu-bule lebatnya itu menekan kedua belah payudara
korbannya. Wajah lelaki itu menelusuri leher jenjang
kanan yg begitu halusnya dari si gadis sehingga
membuat kepala Lita tak lagi dapat bergerak kesana
kemari.
Dilumat leher jenjang sang gadis itu dgn buasnya dari
pangkal telinga sampai pundak kanannya, melumuri
area itu dgn air liur kemenangannya. Puting susu
sebelah kiri gadis itu yg semakin mekar ranum
memerah dipilin-pilin tangan kanannya yg kasar, dgn
buas diremas-remasnya bongkahan daging susu yg
masih mencuat indah keatas dan sama sekali belum
kelihatan turun sama sekali serta masih berbentuk
bulat kenyal dan memadat indah mempesona nan
menghiasi bagian dadanya yg jatuh dalam dekapan si
bule brengsek itu.
CD yg tersumpal di belahan mulut mungilnya ditarik
lepas dan langsung tergantikan oleh ciuman buas
penuh birahi yg luar biasa buas dari sang penjahat
kelamin kepada korbannya sebelum gadis itu sempat
mengeluarkan erangan dan rintihannya kembali.
Kedua bibir dari insan berlainan jenis ini bertemu
seketika dalam peraduan adegan indah persetubuhan
nan terlarang itu. Lidah laki-laki itu telah memasukki
rongga mulut mungil sang dara yg terpejam erat dan
menari-nari di dalamnya berusaha mengait-ngait lidah
wanita yg masih belia tersebut nan telah dicicipi
kehangatan dan kelembutannya saat tadi mengulum
batang k0ntolnya.
Terus didera bertubi-tubi ciuman si bule brengsek, kini
Lita hanya bisa pasrah merelakan lidahnya yg telah
dikaitkan oleh tarian lidah laki-laki tersebut yg elastis,
kadang bisa dibuat tegang kaku saat waktu lalu
digunakan menyodok-nyodok celah lubang anusnya,
kadang pula lemas seperti tali yg meliuk-liuk maupun
mengait lidah mungilnya kini.
Setelah dirasanya telah puas mencicipi keperawanan
sang dara, kini k0ntol yg cukup lama terbenam di dasar
meqi gadis itu kini ditariknya perlahan dan kelamin
mereka yg tadinya melekat erat seakan telah menjadi
satu itu mulai terpisah.
“Psshh…! sleph!”, suara yg ditimbulkan dari pelepasan
batang k0ntol yg tertancap pada kemaluan sang
perawan itu begitu sangat khas sekali di telinga dan
proses terenggutnya kesucian gadis itu dimulai.
Kini seiring dgn pergerakan k0ntol Jhon yg telah keluar
sepertiga dari ukuran batangnya dari dalam belahan
intim kemaluan gadis itu yg merekah membuat bibir-
bibir meqi korbannya menjadi ikut tertarik sampai
monyong ke depan.
Bersamaan itu pula dari sela-sela lubang meqinya
dimana kulit-kulit k0ntol bajingan itu bersarang
didalamnya, kini tampak berkilat-kilat basah oleh lendir
meqinya yg melumasi jajaran tonggak daging pelirnya
mulai menetes darah segar kesuciannya yg pada
akhirnya berhasil direnggut paksa jua dari tubuhnya.
“Mmmmpphhhhh! Uughhgh! Uggghhff!!”, itulah suara
erangan dan rintihan Lita yg terdengar saat
keperawannya telah terenggut seutuhnya oleh si bule
brengsek ini, sementara sela-sela meqinya yg telah
diluluh lantakkan itu masih berdesis-desis tatkala
melepaskan batang k0ntol lelaki tersebut dari meqinya
diiringi senyum kemenangan Jhon.
Betapa Lita merasa dirinya benar-benar rendah karena
telah jatuh dalam pelukan pria asing yg sama sekali tak
dikenal apalagi dicintainya, namun tubuhnya telah
dinodai olehnya dan semua yg ada di ketelanjangannya
berbaur sudah.
Tak ubahnya tubuh gadis itu adalah tubuh lelaki itu,
demikian pula sebaliknya, tubuh lelaki itu adalah
merupakan bagian dari tubuhnya kini. Namun parahnya
ia malah menikmati semua ini, tubuhnya tdk bisa
berbohong, rangsangan-rangsangan itu telah
membuatnya menggeliat-geliat nikmat.
Lita bahkan berkhayal andaikata saja tiada norma-
norma atau apapun yg mengaturnya bagaimana
harusnya pria dan wanita, maka ia akan meminta jatah
birahi padanya setiap malam, dan aku akan melakukan
apapun untuk meraih kepuasan.
Ia akan rela pria gemuk ini mengenjot terus tubuh
telanjang mudanya yg aduhai begitu sempurna
keindahannya sampai sang pagi datang
menjelang.Mulut lelaki itu kini melahap belahan
payudara kanannya dan menelan puting susunya
sekaligus, lalu disedot-sedot dgn buas penuh dgn
nafsu hewaniah.
Tubuh telanjang Lita sampai menggeliat-liat dibuatnya
seiring dgn dimulainya hentakkan pinggul lelaki itu di
antara kedua kaki indah itu. Ikatan tambang yg
mengikat erat kedua kakinya ini kini dilepaskan oleh
Jhon karena ia telah yakin bahwa kini korbannya telah
takluk pada kejantanannya.
Derai-derai air mata di pipi mulusnya itu telah
dibersihkan pula oleh telapak tangannya yg besar.
Sepasang betisnya yg masih mulus terbentang kencang
itu kini dikepitnya di antara kedua ketiak dari lengan
perkasanya kiri dan kanan. Kaki-kaki indah yg terjepit
ketiak itu tampak bergerak-gerak seiring hujaman
lelaki bajingan itu pada lubang meqinya dan tubuhnya
yg sudah bermandikan oleh peluh persebadanannya itu
terhempas-hempas dibuatnya.
“Oh seperti inikah yg dinamakan kenikmatan
diperkosa? Tak mau tp mau juga akhirnya?” tanya Lita
dalam hati.
Dgn posisi setengah jongkok Jhon terus menggenjot
tubuh Lita yg masih begitu kencang dan padat di usia
mudanya. Kedua tungkai paha gadis itu kini ditekan
oleh kedua tangannya sehingga kangkangannya
semakin jelas dan lebar dgn kedua tumit kaki indahnya
bertumpu pada kedua belah pundak lebar si bule bejat
tersebut.
Wajah cantiknya yg tergerai rambut hitam panjangnya
semakin menengadah ke langit-langit. Kedua kakinya
semakin tertarik ke atas bertopang pada pundak kiri
dan kanan sang lelaki jahanam yg telah leluasa
menikmati kehangatan tubuh mudanya itu.
Jhon terus menahan k0ntolku di dalam meqi Lita,
menikmati sensasinya, menikmati setiap erangan dari
mulut gadis itu. Ia lalu mulai bergerak lagi,
memperkosa dia pelan-pelan, lalu brutal dan
menyakitkan, merasakan kenikmatan yg makin
memuncak,
Merasakan orgasmeku yg kian dekat, pria itu tahu
sebentar lagi akan keluar, maka ia pun mengeluarkan
semua spermanya di dalam meqi Lita. Mulut Jhon
makin keras menyedot leher jenjang Lita dan mulai
mengigitnya.
Jhon pun akan meledak sebentar lagi, ia mendengus
bagaikan banteng, otot pahanya menegang ketika
k0ntolnya berdenyut-denyut tak terkendali di dalam
meqi gadis itu, menyemburkan sperma demi sperma ke
rahimnya yg baru saja ia perawani, kenikmatan yg amat
sangat seakan-akan menyakitkan tubuh Lita, membuat
nafasnya tersengal-sengal.
Lita sangat sadar bahwa ia sudah mengalami orgasme
dan Jhon merasa sangat nikmat karena dgn begitu dia
tahu bahwa ia sudah menaklukan gadis itu dan telah
menyetubuhi dan meyemburkan spermanya ke dalam
tubuhnya.
Tubuh gendut Jhon terbaring selama beberapa saat,
lemas karena kenikmatan yg bertubi-tubi. Jhon lalu
mengangkat tubuhnya dari atas tubuh Lita, k0ntolnya
masih keras dan tegang waktu ditarik dari meqi Lita.
Ia berdiri dan memperhatikan Lita, tubuh seksi yg baru
saja ia nikmati, dipandanginya kaki Lita yg ramping, yg
sekarang tertekuk tak berdaya, pinggulnya yg bulat,
perutnya yg rata, buah dadanya yg masih bergerak naik
turun, pada wajahnya yg imut yg semakin cantik dgn
rasa sakit dan air mata.
“Hehehee…you enjoyed it ha?” tanyanya sambil
tersenyum mengejek.
Lita mengangguk lemah ke arah Jhon yg tersenyum dan
mengangkat tubuhnya dgn tangannya. Lita
sempoyongan dipegangi oleh Jhon di lengannya. Ia
menyeretnya ke meja di sudut ruangan.
Lita pasrah ketika pria itu membungkukan tubuhnya ke
meja, hingga sekarang mulai pinggang hingga kepala ia
terbaring menelungkup di atas meja, semetara kakinya
masih di lantai.
“Wait a moment, pelacur hehehe!” katanya sambil
mengambil pita perekat dari laci meja itu dan mengikat
kedua pergelangan tangan Lita jadi satu.
Setelah selesai ditariknya tangan gadis itu hingga
tergantung di sisi lain meja, sekarang kepala Lita
tergantung di pinggir meja, buah dadanya menjadi
bantalan bagi tubuhnya di meja, menempel pada meja
kayu jati itu.
“Nice ass…pantatnya yg nikmat!”, kata Jhon sambil
pantat Lita.
Lita memang punya bentuk pantat yg sempurna,
apalagi kalau dibandingkan dgn tubuhnya yg ramping,
bentuknya sempurna, penuh, lembut, halus dan tanpa
noda.
Jhon meraba, meremas dan menarik pantat Lita,
membuat Lita melonjak di meja. K0ntol Jhon telah
mengeras lagi dan ia siap memasukkan benda itu ke
tubuh Lita. Ia jambak rambut panjang Lita sehingga
gadis itu merintih, tangan pria itu yg satunya
mendorong masuk k0ntolnya ke meqi Lita.
Gadis itu merasakan sakit yg luar biasa waktu k0ntol si
bule bejat itu masuk ke tubuhnya, walaupun meqinya
telah basah dgn sperma dan darah perawannya. Wajah
Lita mengerenyit dan gemetar, erangan keluar dari
mulutnya pada saat bersamaan.
Jhon juga mengerang, setelah itu terdengar suara
daging bergesekan dgn daging. Ia mulai memperkosa
Lita dgn brutal dari belakang, seperti seekor anjing,
sementara tangannya terus menarik rambut panjang
gadis itu.
Rasa sakit dan sengsara terlukis bergantian di wajah
Lita, matanya terbelalak karena sakit dan shock, mata
yg bulat hitam dan berkilat karena air mata, bibirnya
membentuk huruf ‘O’ sambil menjerit kesakitan.
Jhon memang sudah tdk menjambak rambutnya,
sebagai gantinya ikat pinggangnya ia ayunkan ke
punggung atau pantat gadis itu. Jhon mendengus dan
mendengus lagi, dia baru saja ejakulasi di meqi Lita,
dan Lita juga menyadarinya, dan ia lalu memejamkan
matanya yg berlelehan air mata dan kembali menangis
tersedu-sedu, dan setiap pecutan Jhon mengayun,
tangis kesakitan kembali terdengar dari mulut gadis
itu.
“Ini benar-benar mengasyikan…great!!”, kata Jhon
sambil masih melihat ke pantat Lita.
Jhon menarik Lita dgn menjambak rambutnya,
membuat kepala gadis itu terangkat dan kemudian
dadanya, membuat dada yg tadi tertindih menyembul
tegak lagi.
“Aaauuw…sakittt!!” jeritnya
Dgn kasar pria itu mendorong tubuhnya ke lantai.
Rambut Lita menutupi wajahnya sementara tangannya
yg masih terikat menumpu tubuhnya yg terbaring
miring, dan kakinya yg indah menekuk di lutut.
Jhon berjalan memutar dan mendorong kursi besar dari
kulit dari balik meja itu ke depan Lita. Kemudian ia
duduk di kursi itu, merosot sedikit, dan memegang
k0ntolnya hingga mengacung ke atas.
“Coba kamu ke sini Lita”, katanya, mata pria itu sangat
penuh birahi, “dan kulum ini kontol!”
Lita pun termanggu, antara menurut dan menolak. Ia
terisak sekali dan kemudian mulai bergerak, merangkak
dgn lututnya, menuju ke arah bule bejat itu, rambutnya
yg panjang menempel di wajah, buah dada dan
punggungnya.
Ketika ia sampai di dekat Jhon dan ia meraih k0ntolnya
di pangkalnya dgn tangannya yg terikat, setelah itu
membuka bibirnya lalu mendorong mulutnya ke k0ntol
itu. Dalam posisi berlutut, kepalanya mengangguk-
angguk ketika ia mengoral Jhon, pipinya kembung
kempes menghisap dan mengulum k0ntol itu, sebagian
rambut jatuh di wajahnya.
“You don’t know how to suck cock ha?”, kata Jhon,
sambil memandang gadis itu, tangannya meremas
rambut Lita, ia merasa kurang puas dgn teknik oral Lita
yg masih amatir.
“Saya akan ajar you cara muasin saya hehehehe…” Lita
merintih mendengar perkataan pria itu karena
jambakannya makin keras, matanya mengikuti
pandangan Jhon yg sedang melihat ke ikat pinggang yg
tergeletak di lantai.
Pria itu mengambil ikat pinggang tersebut, melihat
tubuh Lita gemetar lagi seakan tahu apa yg akan
terjadi sebentar lagi, kepalanya bergerak makin cepat
di k0ntol Jhon, hampir putus asa, ia tdk ingin dipecuti
lagi.
Tangan Jhon mengayunkan ikat pinggang ke punggung
dan pantatnya, ctar….ctar…. tubuh Lita pun melonjak
kesakitan sementara lolongan kesakitan terdengar dari
tenggorokannya, diredam oleh k0ntol pria itu yg masih
ada di mulut Lita.
Bekas memar kemerahan pun menodai kulitnya yg
putih mulus. Ketika menjerit kedua kalinya, dan yg
ketiga ketika ikat pinggang itu mendarat ke pahanya,
kepala Lita terlonjak sedikit ketika pria itu menekan
kepalanya turun ke pangkal k0ntolynya.
Jeritan Lita berubah menjadi batuk dan suara tersedak,
k0ntol itu rupanya masuk hingga tenggorokannya.
Benjolan kepala k0ntol Jhon di tenggorokan Lita
terlihat, mata gadis itu membeliak-beliak, tubuhnya
meronta-ronta karena rasa sakit, panik dan kekurangan
udara, tangannya menggapai-gapai, terlalu takut untuk
mendorong tubuh Jhon yg dgn tangannya menahan
kepalanya agar tetap di pangkal k0ntolnya.
Jhon mengayunkan ikat pinggangnya lagi, membuat
suara jeritan terdengar lagi ketika ujung ikat pinggang
itu menghajar punggungnya yg mulus. Jhon
menyeringai menikmati korbannya menderita di bawah
siksaannya.
Jhon memang masochist tulen yg menyukai permainan
kasar dalam seks. Dgn kedua tangan di sisi kepala Lita,
ia remasi rambut gadis itu dan menggerakkan
kepalanya di k0ntolnya, menghunjamkan wajahnya ke
selangkangannya ketika ia memasukkan seluruh
k0ntolnya hingga ke tenggorokan si gadis.
Tubuh gadis itu pun gemetar, mengejang dan
berkeringat, pantat dan paha Lita sudah bilur-bilur
kebiruan karena terus dipukuli. Jhon terus
menghunjamkan wajah Lita ke pangkal k0ntolnya dan
sekarang menahannya di situ
“Aaagghhhhh…fucking cummm…eat this bitch!!” erang
Jhon yg ternyata sedang ber-ejakulasi di tenggorokan
Lita, ia menggeram ketika ia terus menahan kepala
Lita.
Jhon memberi jeda waktu pada Lita untuk batuk-batuk
dan mengambil nafas setelah memuntahkan lahar
putihnya di mulut gadis itu.
“Kamu suka itu kan?” ejek bule bejat itu.
Lita tdk menjawab, nafasnya naik turun tak teratur.
Siksaan tadi benar-benar membuatnya menderita,
namun entah mengapa dalam hati kecilnya ia diam-
diam menikmatinya juga.
Sex Bondage, Jenuh terus dipandang tinggi di sekolah
sebagai siswi berprestasi dan di rumah sebagai gadis
baik, ia menikmati sensasi baru direndahkan sebagai
budak seks.
“Sekarang kamu naik ke k0ntol saya pelacur!!” Jhon
menarik tubuh lemas Lita kembali ke ranjang lalu ia
menjatuhkan diri telentang dan gadis itu di atasnya.
Tanpa disuruh lagi Lita meraih k0ntol pria itu dan
mengarahkannya ke meqinya.
“Mmmmppphhhhh…!!” desahnya ketika k0ntol itu
melesak masuk ke liang senggamanya.
Jhon memulai dgn menyentakkan pinggul ke atas
sehingga k0ntolnya menancap dalam ke meqi gadis itu.
Tak lama Lita pun mulai memacu tubuhnya naik turun
di tubuh berlemak pria itu. Jhon mendekap
punggungnya dan mendekatkan payudara gadis itu ke
mulutnya sehingga ia dapat melumat bongkahan
gunung kembar itu.
Dalam posisi yg sebegitu rupa ini membuat bongkahan
dari pantat gadis yg berkulit putih mulus licin itu
semakin mencuat keatas mempertontonkan lonjakan-
lonjakan kejantanan Jhon yg masih terlihat seret keluar
masuk pada meqinya.
Kedua biji pelir lelaki itu yg menabrak-nabrak jalan
masuk lobang anusnya semakin nyata mengiringi
lelehan lendir kewanitaannya yg telah bercampur aduk
dgn darah keperawanannya nan terus menggenangi
mulut meqinya dan dijadikan bulan-bulanan oleh bule
brengsek itu.
Lita terus mengerang menahan nikmat… tubuhnya
bergetar akhirnya nafsunya selama sekian lama dapat ia
tumpahkan. Jhon meremas dan mengenyoti payudara
itu dgn kasar membuat gadis itu meringis kesakitan,
namun kenikmatan di meqinya membuat ia bergetar
membusungkan dadanya ke atas seolah pasrah untuk
diremas dan diremukkan tuannya.
Jhon kemudian menggeser tubuh gendutnya hingga
duduk bersandar pada kepala ranjang lalu mengangkat
kedua lengan Lita ke atas lalu mencengkramnya
membuat ketiak gadis itu terpampang dgn indahnya
dgn bulu-bulu halus yg menggairahkan. Mulut Jhon
terbuka lebar… siap melubat bibir lembut Lita.
“Aagghhhhhhh… “ Lita semula pasrah untuk
menyerahkan bibirnya untuk di lumat, namun begitu
Jhon membuka bibirnya, tercium bau nafas yg
menyengat seperti bau telur busuk.
Litapun menggelengkan kepalanya berusaha
menghindar dari lumatan bibir tebal Jhon. Cuma itu yg
bisa ia terus lakukan karena tangannya telah dikunci
dgn rapat oleh tangan Jhon. Jhon menjadi kesetanan
mengamuk, dgn menghujamkan k0ntolnya dalam dalam
meqi Lita.
“Ooohh… Ooohh,… noo!!” Litapun mengerang
membuka mulut hingga ia akhirnya menyambut bibir
tebal Jhon seperti beruang yg memakan mangsanya,
lidah merekapun berpangutan
Lita sudah tdk peduli lagi dgn bau telor busuk yg
membuat nya ingin muntah, yg ia inginkan sekarang
adalah menyerahkan bibirnya kepada tuannya.
Tubuhnya mengejang untuk kesekian kalinya. Ia
orgasme berkali-kali membuatnya semakin bernafsu,
semakin haus untuk disetubuhi.
Namun Jhon belum menunjukkan tanda-tanda ingin
menyudahi permainannya . Ia terus menggenjot tubuh
mungil Lita yg telah banjir keringat. Baru sepuluh
menit kemudian, tiba-tiba Jhon berhenti menggenjot
membuat Lita jadi seperti cacing kepanasan.
“Ooogghhhh tuan… terus entot saya ..tuan saya
mohon… fuck me please!“ Lita memohon sambil
menggoyangkan pinggulnya.
“Eh Pelacur… kalau you mau difuck.. buka mulut you..”
Lita segera membuka mulutnya lebar-lebar,
“Telan ludah saya sebanyak-banyaknya, mengerti?!”
Jhon kemudian mengeluarkan ludahnya dari
tenggorokannya yg berwarna kuning kehijau-hijauan di
mulut Lita. Lita menelannya namun baunya yg busuk
membuatnya ingin muntah, tp tusukan di meqinya
membuat ia kembali membuka mulutnya..
“Gimana pelacur, love it?” tanya Jhon sambil memilin
kasar puting kiri Lita
“So much Tuan..ahhhhhhhh…” Lita begitu gembira
karena meqinya kembali digenjot dgn kasar hingga ke
rahimnya.
“Mau lagi pelacur.. ??” -cerita panas-
“Saya minta lagi tuan ludahnya.. oohhh.. ohh…” erang
Lita yg meqinya makin berkedut nikmat karena digenjot
habis-habisan.
Dadanya yg dibusungkan ke atas diremas dgn sekuat
tenaga lagi.
“Kalau mau minta.. ya harus mohon!! Beg it bitch!!”
“Mohon tuan ludahi bibir saya lagi” -cerita mesum-
“Enak saja bitch, maunya gratisan.. hahahahahaha….”
Lita seperti terhipnotis menangis sambil memohon
“mohon… Tuan.. Ludahi saya lagi.. saya haus… saya
mohon huuhu.. saya rela melakukan apa saja.. tp saya
mohon ludahi bibir saya lagi tuan…”
Jhon menjadi sedikit iba, kemudian akhirnya meludahi
mulut Lita berkali-kali dgn ludah yg kekuning-
kuningan. Lita segera menelannya, meqinya kembali
berkedut kedut dgn dasyat.
“Ahhhh tuaaann…..” Lita membusungkan dadanya ke
atas membuat Jhon menjadi sangat bernafsu.
Bule brengsek itu seperti kesetanan, ia menyentakkan
k0ntolnya ke atas hingga membentur dinding rahim
Lita dan mengoyangkan pinggulnya dgn dahsyat.
Litapun kesetanan memeluk tubuh berlemak Jhon dgn
erat seolah tak ingin berhenti disetubuhi.”
“Tuan.. Hamili saya tuan.. Oooooohhhh,…. Keluarkan
sperma di dalam saya mohon” erangnya tanpa malu-
malu
Jhon menggigit leher Lita sambil meremas kedua belah
payudaranya sekuat tenaga sehingga membuat tubuh
gadis itu menggelinjang.
Gelombang orgasme yg dahsyat membuat tubuh gadis
itu terbanting-banting, Lita segera menjilati ketiak
tuannya yg berbulu lebat. K0ntol Jhon semakin keras
dan
“aaahhhh…ahhh…yesss….cumm again bitch!”
Keduanya mengejang seperti kesetrum. Jhon menusuk
sekuat tenaga menuju rahim Lita yg paling dalam.
Crreeettt…Creeeetttt… Creettt…Creettt..Creeeet..
menyemburlah lahar panas Jhon..
Membanjiri tubuh mungil Lita. Diiringi dgn Tubuh Lita
yg bergetar mengeluarkan cairan klimaksnya
Keduanya akhirnya lemas dan berpelukan erat, mulut
mereka berciuman dgn ganasnya selama 5 menit.
Kemudian…
“Hahahaha…you memang naughty bitch…a virgin
bitch, i’m fucking love it!” sahut Jhon melihat meqi
Lita yg mengeluarkan banyak darah bercampur sperma
yg banyak sekali.
Jhon tdk memberikan Lita yg kepayahan istirahat.
“Pelacur ayo sekarang bersihkan k0ntol
saya!”perintahnya
“Baik tuan..” Lita pun segera menjilati k0ntol tuannya
seperti mengemut es krim.
Leleran sperma yg bercampur cairan kewanitaannya itu
ia jilati sambil menahan jijik. Setelah bersih, Jhon
memasukkan Lita kedalam kerangkeng berukuran kubus
1×1 M lalu menggemboknya.
“Tunggu disini pelacur , mulai sekarang kamu cuman
anjing betina haus sex. Saya akan beli makan dulu buat
kita dan panggil teman-teman saya. Sebentar lagi
teman-teman saya dari club bondage akan datang
layani dgn baik. It will be more crazy…huahahahaha”
tawanya seperti peran-peran antagonis di fillm
“iya tuan… saya akan tunggu” jawab Lita pasrah, tdk
terasa air mata menetes dari pipinya, baru pernah ia
direndahkan sedemikian rupa seumur hidupnya, tp
mengapa justru ia malah ingin meneruskan kegilaan
ini?
“Anjing itu tdk bisa berbicara..Anjing goblok!” sambil
menepuk keras pantat Lita hingga merah
“Guk..Gukk…Guukkkk “ gonggong Lita menirukan suara
anjing sambil menggangguk lemah pasrah air matanya
kembali menetes
“Hahahahaha… bagus.. kamu mesti banyak belajar”
tawa Jhon sambil keluar kamar dan mengunci pintunya.
Tak begitu lama terdengar suara mobil meninggalkan
pondok itu meninggalkan Lita yg cuman bisa meringkuk
menahan rasa sakit sekujur tubuhnya yg terasa remuk
seperti terlindas buldoser. Kini ia hanya anjing yg akan
menuruti apapun perintah tuannya. Ini baru awal, ia
belum bisa membayangkan apa yg akan terjadi
selanjutnya. Cerita sex, cerita nyata, cerita ngentot,
cerita mesum, cerita dewasa “Cerita Sex Nikmatnya
Ngentot Budak Seks Montok” terbaru hot 2016
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
0 Response to "Cerita Sex Hot Lia Menjadi Budak Seks Nikmat"
Post a Comment