Cerita Dewasa Ngesex Adik Tiri Yang Bohay

web dewasa yangg berisikan cerita sex, cerita
nyata, cerita ngentot, cerita mesum, cerita dewasa
Terbaru 2016 – Mengenang kembali masa kuliah,
dimana aku mempunyai seorang adik angkat, namanya
Chao Ying… itu sekedar nama Mandarin yg kuberikan
padanya, sebenarnya dia keturunan Jawa murni, hanya
saja, dia memang tak seperti gadis jawa pada
umumnya. Chao Ying Lahir pada tahun 1984 atau 3
tahun lebih muda dariku, Chao Ying duduk selisih
beberapa semester di bawahku, tapi karena ada
beberapa mata kuliah dasar yg kuulang, jadilah aku
bertemu dgnnya.
Cerita Dewasa Ngesex Adik Angkatku
Awal-awal pertemuan denganya, Ia tampak sangat judes
dgnku, padahal aku juga sama sekali tak punya
ketertarikan padanya, hanya sekedar formalitas sapaan
yg selalu kuberikan hampir kepada semua rekan
kuliahku…
Cerita sex terbaru, Tetapi akhirnya kami jadi begitu
dekat, bahkan saling menganggap kakak dan adik
karena mantanku notabene adalah teman baiknya, dan
kami sering diskusi bersama… Dia juga pada akhirnya
memanggilku “Koko”…
Hari itu cuaca begitu panas, ditambah mata kuliah
auditing yg membuatku serasa ingin cepat-cepat pergi
dari kelas, bukan karena aku malas, tapi karena enggan
melihat wajah dosenku yg super killer dan suka
“nembak” siswa yg dianggapnya “sok pintar”…
Di lapangan parkir, aku sudah bersiap mengenakan
helm dan men-starter sepeda motorku saat tiba-tiba
kurasakan jemari lembut meraih dan menggayut di
lenganku…
“Ko…”
aku menoleh reflek…
”Eh, Chao Ying… ada apa?”, sahutku urung
mengenakan helm…
“Anterin Chao Ying dong… lagi pengen makan bakwan
yg baru di Jalan T. itu lho…”
“Hmmm… sebenarnya aku nggak terlalu lapar sih, tapi
ayo-lah…”
Kulihat sepintas senyumnya tampak lain hari itu, tapi
aku tak perduli…
Tak sampai 15 menit, kami sampai di Bakwan T. yg
lumayan terkenal di kota kami, letaknya tak jauh dari
sebuah sekolah tinggi informatika, hmmm… kebetulan
pemiliknya adalah istri pelatih musikku, Hua ling
namanya…
Begitu kami masuk, Hua ling yg duduk di meja kasir
langsung menyambutku karena dari jauh sudah
mengenali aku & motorku…
“Lho…Lie, lama nggak main kesini, wah…pacar baru
ya?” Hua ling langsung nyerocos begitu rupa…
Tanpa kusadari, Chao Ying menggamit lenganku dgn
manja…dan dagunya disandarkan pada pundakku…
“Chao Ying…jangan gitu ah, malu nih…”
“Aaah..Koko jahat ah, gini aja gak boleh…” kecamnya
dgn muka merengut…
Hua ling tertawa melihat ulah Chao Ying….
“Ah, kalian ini, dasar anak muda, ya udah, pesenannya
kaya biasa kan?” Tanpa menunggu jawaban Hua ling
segera berlalu ke dapur dan menyuruh pelayannya
menyiapkan pesanan kami…
Selang kami duduk berdua, Chao Ying memulai
pembicaraan yg tak pernah kulupakan, dan juga sedikit
kusesali setelahnya.
“Ko, jangan marah ya, aku mau ngomong serius nih
sama koko…”
(Aku tetap diam sambil menyeruput es jeruk manis dari
gelasku)
“Beberapa malam ini tuh aku terus ngimpiin koko
dalam tidurku”
(Aku hampir saja mati tersedak…, tapi aku tetap
berlagak bego…)
“Lha, kok bisa sih Ying…”, sahutku polos sambil
menatap matanya, dan baru kusadari, dia serius…
“Entahlah, mungkin aku mengagumi koko yg selalu
tampil dewasa dan sering kasih aku nasihat dalam
kuliah, koko juga satu-satunya orang yg selalu ada
buatku saat ada masalah…sepertinya…aku…jadi malu
sama koko…”
“Kenapa harus malu…?” Tanyaku mulai tak sabar…
“Koko sibuk nggak, temani Chao Ying di rumah ya…ada
soal Excell yg rumusnya bingung, dari kemaren salah
terus…” Jawabnya mengalihkan topik pembicaraan…
Aku mendengus perlahan (kesal sih…), tapi tetap
bersabar…
Selesai makan, dia langsung kuantar pulang, setelah
memasukkan motor ke garasi rumahnya yg hanya 10
menit perjalanan dari kampus…akupun masuk ke
rumahnya, mengagumi setiap sudut eksotis interior
rumahnya yg baru dibangun ayahnya, seorang aktivis
LSM terkemuka, dan juga menyempatkan diri
mematung sebentar di depan kolam ikan di tengah
rumahnya…cari inspirasi…hehehe…
Sepertinya rumah itu sedang kosong, 2 hari yg lalu aku
ingat kalau Chao Ying bilang kedua orang tuanya pergi
ke sebuah acara di Jakarta, sementara adiknya masih
latihan basket sampai malam…
“Koko…sini masuk…”
Sapaan Chao Ying mengagetkanku, aku pun segera
melangkah masuk ke kamarnya yg penuh dgn peralatan
fitness, buku, dan…beberapa pakaian dalam sexy yg
sedikit berantakan…
“Aduh maaf ya, tadi bangunnya kesiangan, jadi Chao
Ying lupa mau beresin kamar”, sahutnya sambil
memunguti beberapa celana dalam hitam berenda…
Tanpa sadar aku membayangkan Chao Ying yg berkaki
jenjang & putih mulus itu sedang mengenakan CD itu…
hmmm…
“Hayo ngelamun apa!”, gertaknya sambil memukul
bahuku…
“Ah, nggak kok…” Buru-buru kubuka laptop Toshiba
warna silver nya yg sedang dalam kondisi hibernate,
setelah layar menyala, kulihat bahwa media player
dalam keadaan menyala, karena penasaran film apa yg
dilihat Chao Ying, aku me-restore windownya, saat itu
Chao Ying pergi ke dapur mengambilkan minum…
Jreeeng….
Apa aku nggak salah nih…Film yg ditonton Chao Ying
memperlihatkan seorang gadis Jepang yg telanjang
sambil mengangkangkan kaki, menikmati sentuhan jari
seorang pria bertato…lenguhan gadis dalam film itu
membuatku sedikit terangsang…Cerita Sex ABG
“KOKO….!!!!!”,
“OH NO WAY !!!”
Jeritan Chao Ying membuatku kaget dan langsung
berdiri membelakangi Laptop di meja belajar Chao Ying
dan gelagapan…
“Ying, sorry, aku nggak bermaksud…”
“Sudah!!!” Chao Ying memerah mukanya sembari
menutup laptopnya sedikit kasar…
Dia duduk di meja belajar sambil nafasnya terlihat
memburu, dia hanya diam dan memandangku penuh
makna…dia terlihat sangat marah…
Aku perlahan duduk di tempat tidur depan meja
belajarnya sambil menunduk…
“Ying…maaf, koko nggak tahu, tadi koko hanya
bermaksud menutup film itu…”
Aku berusaha sebisa mungkin tak menyinggung
masalah film itu…tetapi Chao Ying sepertinya tetap
ingin membahasnya…
“Ko, maafkan Chao Ying ya sebelumnya…”
“Chao Ying nggak tahu mulai kapan, tapi Chao Ying
sepertinya suka sama koko…”
“Kadang Chao Ying suka membayangkan Koko ada
disini, menemani aku tidur, memeluk aku, laying on my
top…”
“STOP…” you don’t know what you’ve said…
“But I…Ko…I’m so sorry…”
(Kami masih berdialog dalam bahasa Inggris, aku suka
melakukannya dgn Chao Ying karena dia pernah tinggal
di Singapura dan aku butuh sparring partner dalam
meningkatkan kemampuan speaking-ku)…
“Apa sih yg membuat kamu tertarik secara seksual
sama aku…, kurasa banyak pria lain yg lebih menarik &
cukup dekat dgn kamu?”
Chao Ying terdiam…dia hanya melangkah mendekat ke
arahku, menarik kedua lenganku, membuatku berdiri,
dan secara cepat dan tak terduga, Chao Ying
mendorongku ke atas tempat tidurnya, dan memelukku
sambil menangis…
“Aku hanya sayang sama koko, cuma koko yg bisa
mengerti aku, please…ijinkan aku memiliki koko
sepenuhnya, walau hanya hari ini…”
“Aku sering iri mendengar cerita CiCi Cha Lien
(mantanku), bahwa koko dulu begitu romantis & penuh
pengorbanan sama
Ci Cha Lien…aku tahu koko bisa memberikan rasa itu
sama aku…”
(Dalam hati : Damn you, Cha Lien…kenapa pengalaman
pribadi kita kau ceritakan sama seorang gadis yg sudah
kuanggap adikku sendiri…)
“Tapi…”, selanjutnya aku tak mampu berkata-kata
lagi….
Bibir Chao Ying yg padat penuh namun mungil dan
merah merekah itu melumat bibirku dgn penuh nafsu…
Mulanya aku tahan sebisa mungkin gejolak nafsuku, aku
tak mau mengikuti permainan Chao Ying, tapi lama-
kelamaan pertahananku goyah juga, Chao Ying yg
begitu polos dimataku ternyata adalah seorang gadis yg
cukup liar di ranjang, tangannya menyelusup ke dalam
T-Shirt Guess hitamku, mengangkatnya ke atas dan
lidahnya spontan menjilati dada bidangku, sesekali
menggigit putingnya, membuatku menggelinjang
kegelian…
Tak sadar aku meremas payudara Chao Ying yg masih
terbungkus blouse coklat rimple yg masih
menutupinya, terasa kenyal dan padat, tdk terlalu
besar, namun proporsional dgn tingginya yg 165 cm
itu…Chao Ying melenguh disertai sedikit geraman liar,
buru-buru dibukanya kancing blousenya, membiarkan
tanganku lebih leluasa meng-eksplorasi dadanya yg
indah itu…sungguh putih, halus, dgn puting merah
kecoklatan yg tegang…
Aku menarik tubuh Chao Ying yg sedang menindihku
sedikit ke atas, lalu kukulum puting payudaranya
perlahan, kuberikan tekanan-tekanan intens dgn
lidahku, sementara tanganku menelanjangi sisa pakaian
bagian atasnya…Lalu untuk pertama kalinya, kami
berciuman dgn sangat-sangat liar, semua itu benar-
benar membuatku lupa bahwa selama ini hubungan
kami dibatasi oleh jarak kakak adik yg begitu erat…
Chao Ying lalu membuka kancing celana jeans A? nya,
memelorotkannya sebatas paha, dan menyusul celana
dalam hitam berendanya yg sexy…memberikan aku
tontonan luar biasa, gundukan daging putih dgn
rambut-rambut yg amat halus, sedikit lebat di bagian
atas, namun jarang di bagian belahannya,
menampakkan belahan bibir memek berwarna merah yg
sedikit basah…
Tanganku dibimbing Chao Ying untuk bermain di
seputar memeknya, juga klitoris mungilnya yg tampak
sangat menggairahkan…Dia terus mengerang nikmat,
sementara kedua tangannya terus melepas celananya,
membuangnya ke lantai, dan kini yg kudapati adalah
Chao Ying yg polos tanpa sehelai benangpun, dan dia
duduk di atas dadaku…
Tiba-tiba dia naik, menyorongkan memeknya ke
mulutku, aku yg kaget langsung gelagapan menerima
sodoran belahan daging segar nan hangat itu…
Sluuurrrpp…lidahku pun mulai menjelajah dangkalnya
memek Chao Ying, berusaha masuk lebih dalam dgn
memutar-mutarnya, sementara tanganku asyik
meremas kedua buah dadanya yg semakin tegang…
Di tengah permainan, Chao Ying tiba-tiba turun dari
tempat tidur, menarik paksa celana jeans dan celana
dalamku yg sudah setengah turun…membuat k0ntolku
yg tegang berdiri tegak….Chao Ying tampak takjub
memandang k0ntolku yg tak panjang, tetapi sangat
tebal itu…Dia langsung menggenggamnya, dan
selanjutnya kecipak lidahnya bermain mengulum
k0ntolku dgn gerakan yg sangat menggairahkan,
seringkali sorot matanya tampak tajam saat
menghisap, lalu memejamkan mata saat
menghunjamkan mulutnya ke pangkal k0ntolku,
memberikan sensasi yg luar biasa
15 menit kami bercumbu, aku takut ada yg datang ke
rumah, maka ingin segera kusudahi permainan ini…aku
mengocok memek Chao Ying dgn jari tengahku dgn
cepat, sementara kakinya mengangkang di tepi tempat
tidur…aku mendekat, kugesekkan kepala k0ntolku di
tepian memeknya…dan langsung kudorong sekali
masuk dgn sedikit memaksa…terasa licin dan hangat…
Oooouuuggghhh…hmmm…aaghhh…Koko….erang
Chao Ying…
Aku meremas pantat Chao Ying dan segera
menggoyangnya maju mundur, sesekali kucium bibirnya
dan kumainkan payudaranya dgn lidahku…
Memeknya masih rapat walau ia sudah tak lagi perawan,
sangat sensasional…
Pijatan Memek Chao Ying membuatku cepat-cepat ingin
menumpahkan maniku ke dalam kehangatan
memeknya…Tak terasa 30 menit kami bergumul dalam
posisi yg berganti-ganti…
a..Ying… koko mau keluar…
Please koko… keluarin di dalem aja, nggak papa kok…
please, give me your cum…
Aku semakin mempercepat kocokan batang k0ntolku…
Ohhh… ssooo… Greaattt… koko… I’m cumming…
Eeeggghhh…Ahhhhhh…
Chao Ying menghentakkan memeknya ke depan
menyambut k0ntolku dgn sangat dalam….
Aku yg sudah tak tahan langsung memuntahkan
amunisiku dgn ganas…
Crreeettt…creettt…crrettt….
Entah berapa kali aku menyemburkan maniku, hingga
meluber keluar dari memek Chao Ying…
Masih tak puas, aku menyodorkan k0ntol bersalut mani
dan cairan kewanitaannya ke mulutnya yg masih
menganga…kudorong sampai dalam, dan Chao Ying dgn
lahapnya menghisap bersih k0ntolku sampai lemas…
Kami lalu berciuman dan berpelukan mesra…Hari
sudah menjelang malam…
Kami buru-buru membersihkan diri di kamar mandi dan
segera berpakaian, lalu aku segera duduk di ruang
tamu…
Chao Ying membuatkanku secangkir teh manis hangat
dan menemaniku duduk…
Ko…thank you so much, you’re so adorable… Katanya
memuji…
aku hanya mengecupnya, tak sanggup berkata apa-
apa…Lalu segera pamit pulang
Di depan pagar rumahnya, kembali ia mengecup lembut
bibirku…
Selama beberapa bulan selanjutnya, hubungan kami
masih berlanjut, sampai akhirnya dia memutuskan
untuk meneruskan pendidikannya di Singapura…
Banyak kenangan manis yg telah kami lewati berdua,
semoga tetap jadi kenangan manis bagi kami berdua,
walau tak berujung bersatunya kami…Yeah, actually,
we’re totally different… Cerita sex, cerita nyata, cerita
ngentot, cerita mesum, cerita dewasa Cerita Dewasa
Ngesex Adik Angkatku terbaru

Tagged with: CERITA ABG MESUM CERITA ABG SANGE
CERITA ABG TERBARU CERITA BOKEP CERITA DEWASA
CERITA LEPAS PERAWAN CERITA MESUM
CERITA MESUM PELAJAR CERITA NGENTOT
CERITA PANAS CERITA PERAWAN CERITA SEKS
CERITA SEX CERITA SEX 2016 CERITA SEX ABG
CERITA SEX BERGAMBAR CERITA SEX MAHASISWI
CERITA SEX TERBARU KOKO MANIAK SEX
MAHASISWI PERAWAN HORNY NGENTOT ADIK ANGKAT
NGESEX ADIK ANGKAT SEX ABG HOT

0 Response to "Cerita Dewasa Ngesex Adik Tiri Yang Bohay"

Post a Comment

Total Pageviews

Arsip Blog

findeen