istri, cerita mesum tante, cerita selingkuh hot, istri
kesepian – Karena periode kepulangan suamiku daritempatnya bekerja, membuat hubunganku dengan Budi
agak terganggu. Otomatis selama 2 minggu lebih kami
tidak melakukan pertemuan sejak hubungan sex
pertama yg kami lakukan. Memang pernah sekali dia
datang ke rumahku tapi itu hanya untuk menemani
Santi adikku yg juga pacarnya.
Cerita Dewasa Terbakar Nafsu Birahi
Cerita dewasa terbaru, Selama 2 minggu itu, saya
selalu terbayang-bayang bagaimana perkasanya Budi
saat sedang menggauliku malam itu, bahkan saat
sedang bercinta dengan suamiku, yg kubayangkan saat
sedang menusukan penisnya ke memekku adalah Budi.
Dan siang itu, setelah suamiku kembali ketempat dia
bekerja, saya mendapat SMS dari Budi yg mengatakan
bahwa dia sangat kangen padaku dan ingin bertemu di
sebuah mall di kota kami. saya segera bergegas
bersiap sambil mengkhayalkan apa yg akan kami
lakukan siang ini.
Setelah memakai celana kain ketat berwarna hitam lalu
Bra yg juga berwarna hitam yg menjadi pilihanku untuk
menopang sepasang toketku. Dengan kaos berwarna
putih yg agak ketat sehingga memamerkan lekuk
tubuhku yg tak kalah dengan anak anak abg. saya
segera bergegas pergi ke Mall dengan taksi yg kupesan
melalui telepon.
Setelah turun taksi, saya segera menuju ke dalam mall
yg cukup besar itu. Lalu saya menunggu di suatu
tempat yg mana dari tempat itu kita akan bisa melihat
hampir ke seluruh sudut ruangan. Saat sedang asyik
memperhatikan orang-orang yg berlalu-lalang, ada
tangan yg merangkul pinggangku dan disertai sebuah
kecupan di pipi.
“Halo Kak Mia.. Apa Kabar aku kangen banget loh..”
sapanya sopan.
“Baik.. Kangen ketemu.. Atau kangen yg lainya.. ”
godaku.
“Ah kakak.. tau aja..” sahut Budi sambil meremas pelan
bokongku.
Kemudian kami ngobrol-ngobrol sebentar untuk
menghilangkan kekakuan. Berulang kali Budi memuji
penampilanku saat itu yg katanya sperti anak-anak
remaja, tetapi lebih mirip seorang perawan yg minta
diperawani. saya tersipu malu dan langsung mencubit
pinggangnya sehingga dia berteriak dan membuat
beberapa orang yg lewat melihat ke kami.
Lalu Budi menarik pinggulku untuk segera beranjak
pergi dari sana. Dengan mesra kulingkarkan tanganku
ke pinggang Budi, sementara tangan Budi semakin
sering meremas-remas sepasang bokongku yg terlihat
kencang dibalut celana kain yg ketat. saya menunggu
sebentar di luar mall, tak berapa lama kemudian Budi
datang dengan motornya.
Lalu saya membonceng ke motor itu dan kedua
tanganku melingkar ke pinggangnya sementara
sepasang toketku menempel di punggung Budi yg
lebar. Sepanjang di perjalanan, Budi terus bercerita
bagaimana dia sangat ingin bertemu lagi denganku,
sementara saya hanya berdiam menempelkan dadaku
ke punggungnya. Begitu sampai di rumah kostnya, Budi
memintaku naik duluan karena Budi masih harus
memarkirkan motor. Beberapa pasang mata
mengawasiku saat melangkahkan kaki ke kamar Budi,
entah karena penampilanku atau karena saya pernah
bermalam di sini. Setelah membuka pintu saya masuk
dan menutupnya lagi, kuperhatikan seisi kamar masih
rapi seperti terakhir kali saat saya berkunjung dan
ngesex di sini.
Tak lama kemudian saya mendengar suara pintu dibuka
lalu ditutup lagi, kemudian ada suara langkah kaki yg
mendekat ke arahku. Kemudian sepasang tangan yg
kokoh merangkul pinggangku, dan sebuah ciuman
lembut mendarat di leherku. Kuletakkan tanganku di
kedua tangan Budi yg sedang merangkulku, kemudian
ciuman bibirnya bergerak ke arah sisi lain leherku.
Perlahan tapi pasti rangsangan itu mulai merasuk ke
tubuhku, ini kurasakan dari toketku yg mulai mengeras
dan lubang memekku yg mulai basah.
Lalu ciuman di leher itu mulai berubah menjadi jilatan
di sekitar leherku. Sementara tangan Budi sudah mulai
menelusup masuk ke dalam bajuku dari arah depan.
saya memejamkan mataku saat tangan itu mulai
mengelus-elus perutku, jarinya berputar-putar di
sekitar lubang pusarku hingga menimbulkan sensasi
geli tertahan. Kemudian tangan itu bergerak ke atas
sambil menyingkap bajuku, sementara ciuman dan lidah
Budi menyerang telingaku sebelah kanan. Ini
membuatku mendesis halus.
“Buka matanya dong sayang..”-cerita selingkuh-
bisiknya halus di telingaku.
Perlahan-lahan saya membuka kedua mataku, dan
entah kapan ternyata Budi telah memindahkan posisiku
yg kini menghadap ke arah cermin lemari pakaiannya.
Di cermin itu saya menyaksikan bahwa tangan Budi
telah sampai ke toketku, sementara baju yg kukenakan
sudah tersingkap setengahnya. Lalu kedua tangan Budi
mulai meremas-remas lembut sepasang toketku yg
masih tertutup BH, mataku menyipit dan dari bibirku
keluar suara desisan yg halus menikmati remasan
tangannya pada toketku.
Lalu Budi melepaskan baju kaus yg masih menggantung
di leherku sehingga kini tubuh atasku hanya
mengenakan BH hitam yg kontras dengan warna kulitku
yg putih kekuning-kuningan. saya merasakan di
punggungku ada benda hangat yg bergerak turun
dengan perlahan. Dengan giginya Budi membuka kaitan
pada bagian belakang BH-ku, dan dengan gerakan yg
halus akhirnya BH hitam itu lepas melayang jatuh ke
lantai. Seperti dikomando, semua aktivitas Budi di
tubuhku berhenti serempak.
“Kakak punya sepasang toket yg indah..” bisiknya di
telingaku.
Cerita sex selingkuh, saya melihat ke arah cermin dan
bola mata Budi tampak sangat bersinar terbakar oleh
kobaran api birahi.
“saya nggak Budi.. dan tak akan pernah bosan melihat..
menikmatinya..” bisik Budi sambil mencium pipiku.
Cerita hot selignkuh, saya menjadi terharu mendengar
perkataannya hingga rasa sayang dan hasrat birahiku
semakin menjadi-jadi padanya.
saya bisa merasakan nafasnya mulai memburu. Dengan
pasti bibir kami saling bertemu, pertama-tama hanya
ciuman ringan. Kemudian mulai menjadi liar tak
terkendali lagi, mataku kembali terpejam menikmati
setiap sensasi-sensasi yg kualami. Kusambut serangan
lidah Budi yg bergerak-gerak liar di dalam rongga
mulutku. Selama beberapa saat lidahku dan lidah Budi
bergulat bagai 2 naga langit yg sedang bertarung.
Secara tiba-tiba Budi mencengkeram kedua toketku
dengan keras hingga membuatku melenguh keras dan
kakiku limbung seolah tanpa pijakan.
Entah mengapa ia melakukannya tapi itu memberikan
sensasi luar biasa pada diriku. saya hanya bisa pasrah
sambil tanganku meremas rambut Budi. Selama
beberapa detik ia menahan posisi itu sehingga
membuat nafasku mulai menjadi sesak, lalu secara
perlahan dia melepas cengkeraman tangannya dan saya
segera menghirup udara segar sepuas-puasnya. tangan
Budi kembali bekerja dengan lembut di kedua buah
toketku. Sesekali tangan nakal itu memilin-milin puting
toketku kemudian meremasnya lagi dengan lembut,
lalu puting toketku ditekan dan ditarik sampai
membuatku menjerit pelan karena sensasi nikmat yg
ditimbulkannya.
Sambil duduk di tepi kasur Budi memutar tubuhku
hingga kini kami saling berhadapan, sementara
kepalanya tepat berada di depan toketku yg telah
mengeras dengan putingnya yg telah memerah. Sebuah
senyum simpul terlukis di wajahnya, lalu dia
membenamkan wajahnya di belahan kedua toketku.
saya bisa merasakan hembusan nafasnya yg hangat di
sana, kemudian seperti seekor anjing yg sedang
mengendus bebauan, hidung Budi bergerak mengitari
kedua toketku, ini menambah rasa geli dan nikmat yg
kurasakan.
Akhirnya mulutnya memangsa salah satu puting toketku
yg telah memerah dan mengeras. Di dalam mulutnya
putingku mendapat serangan yg teramat dahsyat, lidah
itu bergerak melingkar-lingkar di putingku sementara
giginya menggigit-gigit halus toketku. Budi
melakukannya bergantian pada kedua toketku. Dan ini
sangat menyiksa batinku hingga kulampiaskan dengan
menjambak rambut Budi yg gondrong ikal itu.
Kedua tangan Budi mulai turun ke arah bokongku dan
mulai meremasnya dengan lembut. Hisapan, jilatan dan
gigitan pada toketku, dan remasan pada sepasang
bokongku yg kencang membuatku semakin tak dapat
mengontrol diri. saya bisa merasakan bagaimana
selangkanganku sudah sangat basah dan lembab,
sementara belum ada tanda-tanda bahwa Budi akan
segera menyelesaikan permainannya pada bagian-
bagian sensitif pada tubuhku. Tangannya tetap asyik
bekerja di bokongku dan mulutnya terus aktif
memangsa sepasang toketku.
Ada rasa lega saat Budi mulai membuka resleting
celanaku, dan saat ia memerosotkannya ke bawah
tampaklah pemandangan yg pasti akan membuat setiap
lelaki akan lupa diri jika melihatnya. CD putih yg
kukenakan sudah sangat basah sehingga mencetak
jelas apa yg ditampungnya di sana. Rambut memekku
yg tebal karena belum sempat dicukur sudah basah
oleh lendir yg keluar dari memekku dan mengeluarkan
bau khusus yg merangsang.
“Wah sudah basah banget nih Kak.. Gimana dong.. ”
godanya nakal.
“Kamu sich nakal.. Bikin kakak terangsang hebat..
Pokoknya kamu harus tanggung jawab San” bentakku
pura-pura dongkol.
Budi hanya tersenyum mendengar jawabanku, dengan
sekali sentak saya merasa melayg dan saat tersadar,
tubuhku sudah terbaring di kasur tanpa ada benang yg
melekat pada tubuhku. Lalu Budi naik ke atas kasur dan
langsung menindih tubuhku. Dengan nakal dia mencium
bibirku lembut dan saat saya ingin membalasnya,
bibirnya sudah bergerak turun ke arah leher sampai
akhirnya mendarat di dadaku. Di sini bibir itu berhenti
sejenak untuk menetek pada sepasang toketku, setelah
puas di sana bibir itu kembali bergerak turun. Dan
ketika mulai menyentuh rambut kemaluanku, bibir itu
kembali berhenti dan menjulurkan lidahnya untuk
menjilat perbatasan antara bagian yg berambut dan yg
tidak.
saya yg benar-benar telah terbakar oleh birahi jadi tak
sabar. Kujambak rambut Budi dan kuarahkan kepalanya
ke arah pangkal pahaku. Sebuah lenguhan panjang
keluar dari sepasang bibirku saat lidah Budi menyentuh
bibir memekku.
“Kakak cantik dan seksi sekali, Sayang..” katanya
dngan suara parau pertanda bahwa dia juga sudah
sangat terangsang.
Setelah itu Budi membentangkan kedua belah pahaku
lebih lebar, kemudian kepalanya kembali tenggelam di
selangkanganku. Tanpa membuang waktu, bibir Budi
mulai melumat bibir kemaluanku yg sudah sangat
basah. Tubuhku menggelinjang hebat, sementara kedua
tangannya merayap ke atas dan langsung meremas-
remas kedua buah toketku.
Bagaikan seekor singa buas ia menjilati memekku dan
meremas toketku yg kenyal dan putih ini. Lidahnya yg
hangat mulai menyusup ke dalam memekku. Tubuhku
terlonjak dan bokongku terangkat ke atas saat lidahnya
mulai mengais-ngais bibir memekku. Diringi desahan
dan erangan dari bibirku, tanganku menarik kepala Budi
lebih ketat agar lebih kuat menekan selangkanganku,
sedangkan bokongku selalu terangkat seolah
menyambut wajah Budi yg masih tenggelam di
selangkanganku.
saya semakin megap-megap dan mengerang karena
kenikmatan yg amat sangat dan sulit dilukiskan dengan
kata-kata. saya menggeliat-geliat seperti cacing
kepanasan karena rasa geli dan nikmat ketika bibir dan
lidah Budi menjilat dan melumat bibir kemaluanku. saya
semakin melayg dan seolah terhempas ke tempat yg
kosong. Tubuhku bergetar dan mengejang bagaikan
tersengat aliran listrik. saya mengejat-ngejat dan
menggelepar saat bibir Budi menyedot klitorisku dan
lidahnya mengais-ngais dan menggelitik klitorisku.
“Akhh.. Akhh.. Ohh..” Dengan diiringi jeritan panjang
akhirnya saya merasakan orgasme yg teramat nikmat.
Benar-benar pandai memainkan lidah si Budi ini,
pikirku, hingga bokongku secara otomatis terangkat
dan wajah Budi semakin ketat membenam di antara
selangkanganku yg terkangkang lebar. Napasku
tersengal-sengal setelah mengalami orgasme yg
sangat hebat tadi. Lalu dengan tenang Budi
membersihkan cairan kenikmatan yg masih terus
mengalir keluar dari memekku, sementara saya masih
menetralisir aliran nafasku yg tersengal-sengal setelah
mencapai puncak orgasme yg luar biasa. Rasanya
seluruh tubuhku remuk dan pegal, kemudian Budi pamit
ke kamar mandi untuk berkumur sebentar.
Beberapa saat kemudian dia kembali sudah dalam
keadaan telanjang bulat dan langsung berdiri di
samping kepalaku dengan penisnya berdiri tegak
menantang ke arahku. saya merinding melihat besarnya
batang pelir milik Budi dan saat membayangkan
bagaimana rasanya saat batang penis yg besar itu
memasuki liang memekku. Hasrat yg sempat turun itu
mulai naik lagi. Saat tanganku hendak memegangnya,
Budi bergerak mundur hingga membuatku menjadi
bingung.
“Hari ini biarkan saya saja yg muasin Kakak ya..” ucap
Budi sambil duduk di tepi kasur.
“Maksud kamu.. Kakak nggak ngerti Bud.. ” tanyaku
bingung.
“Hari ini saya pengen sepuasnya menikmati setiap inci
tubuh Kakak” katanya tersenyum sambil membelai
rambutku yg awut-awutan.
“Hari ini saya pengen membuat kakak mencapai
kenikmatan.. Boleh ya Kak.. ” pintanya memelas.
“Ya udah.. Terserah kamu aja..” jawabku, walaupun
sebenarnya saya tidak begitu paham dengan apa yg dia
inginkan.
Kemudian dengan tersenyum Budi mencium keningku
yg dilanjutkannya dengan mencium kedua mataku, lalu
bibirnya mengecup hidung dan kedua pipiku. Setelah
menggosok-gosokkan hidungnya dengan hidungku,
bibirnya mengecup pelan bibirku. Dengan mesra saya
melingkarkan kedua tanganku pada lehernya dan
menariknya agar lebih puas, saya ingin menikmati
permainan lidahnya dalam mulutku karena tadi saya
merasa lidah itu terlalu cepat turun ke bawah. Lidah
Budi mulai menari-nari di dalam rongga mulutku,
dengan lihainya lidah itu menelusuri setiap sudut
rongga mulutku seolah memiliki mata.
Sementara gerakan lidahku tidak dapat mengimbangi
pergerakan lidah Budi yg sangat liar. Dan itu
menimbulkan sensasi nikmat yg memabukkan. Apa lagi
saat kedua tangan Budi mulai meremas-remas kedua
buah toketku yg telah mengeras lagi. Toket berukuran
34B itu seakan tenggelam dalam genggaman tangannya
yg besar. Budi lalu memegang penisnya dan
ditusukkannya ke celah-celah bibir kemaluanku yg
sudah sangat licin. Dengan lembut dia mendorong
bokongnya sampai akhirnya ujung kemaluan Budi
berhasil menerobos bibir kemaluanku hingga membuat
tubuhku menggeliat hebat ketika ujung kemaluan yg
besar itu mulai menyeruak masuk. Perlahan namun
pasti rasa nikmat mulai kurasakan dari arah
selangkanganku.
Kenikmatan yg kurasa betul-betul membuatku hampir
berteriak histeris. Sungguh penis Budi luar biasa
nikmatnya. Memekku serasa berdenyut-denyut saat
menjepit ujung topi penis Budi yg bergerak maju
mundur secara perlahan. Dia terus menerus
mengayunkan bokongnya, sementara keringat kami
berdua semakin deras mengalir dan mulut kami masih
terus berpagutan.
“Akkhh.. Ssaann..” saya menjerit perlahan saat
kurasakan betapa penis Budi menyeruak semakin dalam
dan serasa begitu sesak memenuhi memekku.
Batang peluru kendalinya terasa berdenyut-denyut
dalam jepitan liang memekku. Apa lagi lidah Budi yg
panas mulai menyapu-nyapu seluruh leherku dengan
ganasnya hingga bulu kudukku serasa merinding di
buatnya. saya tak sadar saat Budi kembali mendorong
bokongnya hingga penisnya yg terjepit erat dalam
memekku semakin menyeruak masuk.
saya yg sudah sangat terangsang menggoyangkan
bokongku untuk memperlancar gerakan penis Budi
dalam memekku. Kepalaku bergerak-gerak liar
merasakan sensasi hebat yg sedang kualami. Memekku
semakin berdenyut-denyut dan ada semacam gejolak
yg meletup-letup hendak pecah dari dalam diriku.
Bless.., dengan perlahan tapi pasti penis yg besar itu
melesak ke dalam lubang kenikmatanku. Memekku
terasa penuh sesak oleh penis Budi yg besar itu.
“Hebat Kak.. Gak terasa kalau lubang kakak ini sudah
dua kali ngeluarin anak..” puji Budi. Ini membuatku
semakin merasa bangga dan bahagia.
Terasa kehangatan penisnya dalam jepitan memekku.
Penis Budi mengedut-ngedut dalam jepitan lubang
kenikmatanku. Kemudian dengan perlahan sekali Budi
mulai mengayunkan bokongnya hingga kurasakan
penisnya menelusuri setiap inci liang kenikmatanku. Ini
menimbulkan sensasi yg teramat nikmat untukku. saya
tak sempat mengerang karena tiba-tiba bibir Budi
sudah melumat bibirku. Lidahnya menyeruak masuk ke
dalam mulutku dan mencari-cari lidahku. saya pun
membalasnya. Budi mendengus perlahan pertanda
bahwa birahinya sudah mulai meningkat sementara
gerakan penisnya semakin mantap di dalam memekku.
Cerita sex abg, cerita nyata gadis, cerita ngentot, cerita
mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Dewasa
Terbakar Nafsu Birahi” dan foto hot terbaru 2016.
saya dapat merasakan bagaimana batang penisnya yg
keras menggesek-gesek dinding memekku. saya pun
mengerang dan tubuhku bergerak liar menyambut
gesekan penisnya. Bokongku mengangkat ke atas
seolah-olah mengikuti gerakan Budi yg menarik
penisnya dengan cara menyentak seperti orang
memancing sehingga hanya ujung penisnya yg masih
terjepit di dalam lubang kenikmatanku.
Lalu ia mendorong penisnya secara perlahan hingga
ujungnya seolah menumbuk perutku. Budi
melakukannya berulang-ulang. saya merasa ada
semacam sentakan dan kedutan hebat saat Budi
menarik penisnya dengan cepat. Gerakannya ini
membuat napasku semakin terengah-engah dan
merasakan kenikmatan yg terus naik dan tak
tertahankan. Besarnya penis Budi membuat liang
memekku terasa sempit. Sangat terasa sekali
bagaimana nikmatnya penis Budi menggesek-gesek
dinding liang memekku. Secara refleks saya pun
mengimbangi genjotan Budi dengan menggoyang
bokongku. Semakin lama genjotan Budi semakin cepat
dan keras, sehingga tubuhku tersentak-sentak dengan
hebat.
Slep.. slep.. slep.. demikian bunyi gesekan penis Budi
saat memompa memekku.
“Akhh..! Akkhh..! Oohh..!” erangku berulang-ulang.
Benar-benar luar biasa sensasi yg kudapatkan. Budi
benar-benar menyeretku ke surga kenikmatan, saya
kembali merasa seperti gadis perawan yg sedang
melepaskan mahkotanya.
Tak berapa lama kemudian saya merasakan nikmat yg
luar biasa dari ujung kepala hingga ujung kemaluanku.
Tubuhku menggelepar-gelepar di bawah genjotan Budi.
saya menjadi lebih liar dan menyedot-nyedot lidah Budi
dan kupeluk tubuhnya erat-erat seolah takut terlepas.
“Ooh.. Oh.. Akhh..!” saya menjerit ketika hampir
mencapai puncak kenikmatan.
Tahu bahwa saya hampir orgasme, Budi semakin
kencang menggerakkan penisnya yg terjepit di liang
kenikmatanku. Saat itu tubuhku semakin menggelinjang
liar di bawah tubuh Budi yg kekar. Tak lama kemudian
saya benar-benar mencapai klimaks.
“Oohh.. Aauuhh.. Oohh..!” jeritku tanpa sadar.
Secara refleks jari-jariku mencengkrram punggung
Budi. Bokongku kunaikkan ke atas menyongsong penis
Budi agar bisa masuk sedalam-dalamnya. Lalu
kurasakan memekku berdenyut-denyut dan akhirnya
saya merasakan sedang melayg, tubuhku serasa ringan
bagaikan kapas. saya benar-benar orgasme!! Gerakanku
semakin melemah setelah mencapai puncak
kenikmatan itu. Budi lalu menghentikan gerakannya.
“Enak kan Sayang..” bisik Budi lembut sambil
mengecup pipiku.
saya hanya terdiam dan wajahku merona karena rasa
malu dan nikmat. Budi yg belum mencapai klimaks
membiarkan saja penisnya terjepit dalam memekku.
Budi sengaja membiarkan saya untuk menikmati sisa-
sisa kenikmatan itu. saya kembali mengatur napasku,
sementara saya merasakan penis Budi mengedut-
ngedut dalam jepitan memekku.
Tubuh kami berdua sudah mengkilat karena peluh yg
membanjiri tubuh kami berdua. Hanya kipas angin yg
membantu menyejukkan kamar kost mesum itu.
Setelah beberapa saat, Budi yg belum mencapai
klimaks kembali menggerak-gerakkan penisnya maju
mundur. Gerakannya yg perlahan, lembut dan penuh
perasaan itu kembali membangkitkan birahiku yg telah
sempat menurun. Kugoyangkan pinggulku seirama
gerakan bokong Budi. Rasa nikmat kembali naik ke
ubun-ubunku saat kedua tulang kemaluan kami saling
beradu. Gerakan penis Budi semakin lancar dalam
jepitan memekku.
saya yg sudah cukup lelah hanya dapat bergerak
mengimbangi ayunan penis Budi yg terus memompaku.
Budi semakin lama semakin kencang memompa
penisnya. Sementara mulutnya tidak henti-hentinya
menciumi pipi dan leherku dan kedua tangannya
meremas sepasang toketku yg indah. Mendapat
rangsangan tanpa henti seperti itu, nafsuku kembali
merambat naik menuju puncak. Dapat kurasakan
bagaimana kenikmatan mulai kembali menjalari seluruh
tubuhku.
Bermula dari selangkanganku, kenikmatan itu menjalari
putingku dan naik ke ubun-ubun. saya balik membalas
ciuman Budi. Bokongku bergerak memutar
mengimbangi penis Budi yg dengan perkasanya
menusuk-nusuk lubang memekku. Gerakan Budi
semakin liar dengan napas yg mendengus tak
beraturan. Bokongku kuputar-putar, kiri-kanan semakin
liar untuk menggerus penis Budi yg terjepit erat di
dalam lubang kenikmatanku.
saya pun semakin tak bisa mengontrol tubuhku hingga
kusedot lidah Budi yg menelusup masuk ke dalam
mulutku. Tubuh Budi mengejat-ngejat seperti orang yg
terkena setrum karena rasa nikmat yg luar biasa.
Kemudian jeritan panjang memenuhi ruangan kost itu
saat saya mencapai orgasme untuk yg kesekian kalinya.
Sementara gerakan tubuh Budi mulai mengejat-ngejat
tak beraturan.
“Ough.. Ough.. Ughh..!” Dengan napas yg terengah-
engah, Budi yg berada di atas tubuhku semakin cepat
menghunjamkan penisnya.
Lalu.. Croott.. Croott.. Croott.. Croott.. Croott.. saya
bisa merasakan bagaimana penis Budi menyemprotkan
air maninya dalam kehangatan memekku. Matanya
membeliak dan tubuhnya berguncang hebat. Penis Budi
pun mengedut-ngedut dengan kerasnya saat
menyemburkan air maninya. saya bisa merasakan ada
semprotan hangat di dalam sana, nikmat sekali
rasanya. Kami mencapai puncak kenikmatan secara
bersamaan.
“Teruss.. Sayannnggg.. Goyangg.. Sayanghh..!” dengus
Budi.
saya membantunya dengan semakin liar memutar
pinggulku. Setelah beberapa saat, tubuhnya ambruk
menindih tubuhku dengan penis yg masih menancap
pada liang memekku. Kurasakan ada cairan yg mengalir
keluar dari memekku. Napas kami menderu selama
beberapa saat setelah pergumulan nikmat yg
melelahkan itu. Lalu kupeluk tubuh Budi yg basah oleh
keringat, kuciumi seluruh wajahnya.
“Makasih ya Bud.. Kamu memang sangat perkasa.. Santi
sangat beruntung memilikimu..” bisikku di telinganya.
“Kak Mia juga.. Jangan menolak kalau lain kali saya
pengen bercinta lagi dengan kakak ya..” balasnya.
saya mengangguk perlahan.
15 menit kemudian aku membersihkan diri di kamar
mandi sementara Budi masih berbaring mengatur
napasnya. Saat memakai pakaian dan celana, Budi
masih mencuri kesempatan untuk meremas kedua
toketku dan mencium bagian belakang leherku. Atas
permintaannya, BH dan celana dalam yg kupakai saat
itu kuberikan pada Budi sebagai tanda mata bahwa
hubungan kami tak akan berhenti sampai di sini saja.
Cerita sex abg, cerita nyata gadis, cerita ngentot, cerita
mesum, cerita dewasa dengan judul “Cerita Dewasa
Terbakar Nafsu Birahi” dan foto hot terbaru
Tagged with: ABG SIMPANAN TANTE
CERITA DEWASA SELINGKUH CERITA HOT TERBARU
CERITA MESUM BRONDONG CERITA NGENTOT ABG
CERITA SEX HOT CERITA SEX TANTE
CERITA SEX TERBARU GAIRAH SEX ISTRI KESEPIAN
ISTRI SELINGKUH KANGEN SEX NAFSU BIRAHI
SEX DAUN MUDA SEX DI KOST
0 Response to "Cerita Dewasa Hot Istri Ketagihan Selingkuh"
Post a Comment